Javas Corner - Sidang kasus suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC Kementerian Keuangan mengungkap fakta mengejutkan. Ada pesan WhatsApp yang berisi peringatan agar pejabat DJBC berhati-hati menjelang operasi tangkap tangan atau OTT KPK.
Pesan tersebut terungkap saat Jaksa Penuntut Umum atau JPU KPK memeriksa Direktur Penindakan dan Penyidikan atau P2 DJBC, Triyono Trihatmodjo, sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Awalnya, jaksa menampilkan percakapan WhatsApp antara Sisprian Subiaksono, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC, dengan Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan, tertanggal 2 Februari 2026 sekitar pukul 20.30 WIB.
Dalam percakapan tersebut terdapat pesan bernada peringatan. Isi percakapannya antara lain, "Ini sembunyi dulu ditarget tiga huruf kita. Sembunyi di sini. Komandan juga ditarget." Kemudian dibalas, "Waduh, bikin rusak suasana saja."
Jaksa kemudian mengulik apakah Triyono pernah menerima pesan serupa dari Sisprian sebelum OTT. "Pernah ada yang seperti ini atau mirip chat seperti ini kepada Saudara?" tanya jaksa. Triyono menjawab tidak ada.
Jaksa kembali memastikan apakah tidak ada informasi dari Sisprian terkait adanya target atau peringatan sebelum OTT tersebut. Triyono kembali menjawab tidak ada. Jaksa pun mengingatkan bahwa Sisprian merupakan bawahan langsung Triyono.
Pengungkapan chat internal ini menambah daftar temuan dalam persidangan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai. Sebelumnya, KPK juga mengungkap hilangnya segel di ruang kerja Dirjen Bea Cukai, serta kesaksian yang menyebut adanya permintaan bersih-bersih sebelum OTT.
Sejumlah terdakwa kasus korupsi Bea Cukai dijadwalkan akan dikonfrontasi dalam sidang pekan depan. KPK juga terus mendalami aliran dana dan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pengawasan lalu lintas barang dan penerimaan negara. Publik menantikan pengungkapan tuntas dan hukuman setimpal bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan korupsi.
#BeaCukai #KPK #OTT #Suap #Gratifikasi #SidangTipikor #ChatWhatsApp #Korupsi #TriyonoTrihatmodjo #BeritaNasional