JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Timnas Indonesia kembali menjalani laga FIFA Matchday dengan menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi ujian bagi skuad Garuda untuk mempertahankan identitas permainan setelah sukses mengalahkan Oman sebelumnya.
Target Kemenangan dan Ranking FIFA
Pengamat sepak bola nasional, Weshley Hutagalung, menilai laga melawan Mozambik akan memberikan gambaran mengenai arah perkembangan Timnas Indonesia ke depan. Target utama tetap meraih kemenangan untuk menjaga momentum positif dan memperbaiki peringkat FIFA.
"Menghadapi Mozambik, tentu kita berharap penampilan Tim Garuda akan tetap memperlihatkan ciri khas yang sudah ditampilkan melawan Oman," kata Weshley kepada Kompas.com.
"Kemenangan jelas menjadi tujuan demi memperbaiki peringkat FIFA yang salah satu dampaknya akan memudahkan jalan kita ke depan ketika hendak mencari lawan uji coba," imbuhnya.
Kemenangan atas Oman sebelumnya menjadi modal berharga. Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, hasil tersebut juga memperlihatkan perkembangan pola permainan tim. Meski demikian, Mozambik diyakini memberikan tantangan berbeda. Tim asal Afrika itu memiliki pengalaman internasional yang baik dan pernah menembus babak 16 besar Piala Afrika 2025.
Menanti Rotasi Pemain dari John Herdman
Selain hasil pertandingan, perhatian juga tertuju pada potensi John Herdman melakukan rotasi pemain. Weshley menilai laga ini bisa menjadi kesempatan bagi pelatih untuk menguji kedalaman skuad tanpa mengorbankan keseimbangan permainan.
"Ada beberapa poin yang menjadi sorotan di laga Indonesia vs Mozambik selain hasil di lapangan," ujar mantan Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA itu.
"Pertama, apakah fondasi dan kerangka tim akan tetap sama dengan mengandalkan duet Ivar Jenner dan Joey Pelupessy? Tanpa kehadiran Thom Haye sebagai jenderal permainan, pelatih John Herdman terbukti berhasil mencoba formula baru sejak laga FIFA Series. Posisi Ivar Jenner dimainkan oleh Calvin Verdonk," sambungnya.
Keberhasilan formula tersebut membuat banyak pihak penasaran apakah Herdman akan mempertahankan susunan yang sama atau memberi kesempatan kepada pemain lain. Rotasi dinilai langkah tepat untuk memberikan pengalaman bermain kepada pemain yang belum banyak mendapat menit tampil.
"Bila pelatih memberikan menit bermain kepada beberapa pemain sejak menit awal dan sisanya di tengah laga mengacu pada angka di papan skor. Bagaimanapun, kemenangan adalah tujuan utama selain menguji kemampuan pemain-pemain pilihan Herdman memahami gaya bermain yang diinginkannya," tuturnya.
Laga melawan Mozambik menjadi ajang pembuktian bagi Garuda. Pertahankan identitas, raih kemenangan, dan terus melangkah maju.