Megapolitan

TNI AD Akui Anggotanya Terlibat dalam Pengacakan Toko Kelontong di Kemayoran

Dimas Putra Dimas Putra 05 May 2026 17:50 32 Views
Ilustrasi TNI AD mengakui anggotanya terlibat pengacakan toko kelontong di Kemayoran

Ilustrasi TNI AD mengakui anggotanya terlibat pengacakan toko kelontong di Kemayoran

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono mengonfirmasi keterlibatan oknum prajurit TNI AD dalam insiden pengacakan toko kelontong di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial. Peristiwa itu bermula dari kesalahpahaman saat transaksi dan berujung pada keributan.

Kronologi Kejadian

Donny menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Senin (5/4/2026) di sebuah toko kelontong di Sumur Batu, Kemayoran. Oknum prajurit bernama Sertu AW terlibat cekcok dengan pemilik warung setelah transaksi yang tidak lancar.

"Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung," kata Donny saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

AW saat ini tengah menjalani perawatan medis di RS Hermina Kemayoran. Kerusakan warung yang terjadi kemudian merupakan bagian dari rangkaian kejadian di lokasi yang sudah memanas.

Video Viral dan Reaksi Publik

Video yang diunggah akun Instagram @wargajakarta.id memperlihatkan beberapa pria menyerang seorang pria berkaus merah di teras toko 'Adi Jaya'. Kardus air mineral berserakan di depan toko. Video itu memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Penanganan Hukum dan Imbauan

Donny menegaskan bahwa seluruh peristiwa saat ini ditangani oleh Polres Jakarta Pusat dan didalami oleh pihak terkait untuk memastikan fakta utuh. TNI AD berkomitmen memproses setiap prajurit yang terbukti melanggar sesuai ketentuan.

"Saat ini situasi di lapangan sudah aman dan kondusif, serta kami terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar penanganan berjalan dengan baik," ujar Donny.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap. Masyarakat diminta menunggu hasil investigasi resmi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi dan tidak main hakim sendiri. Semoga penanganan hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi semua pihak.

Dimas Putra

// Verified Author

Dimas Putra

Staff Redaksi

Penulis konten kreatif untuk portal media Javas Corner.

▸ TAG TOPIK

#TNI AD #toko kelontong #Kemayoran #pengacakan #viral

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner