Nasional

TNI Tahan 4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Raka Pratama Raka Pratama 18 Mar 2026 17:50 79 Views
TNI Tahan 4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

TNI Tahan 4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Markas Besar TNI resmi menahan empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Penahanan dilakukan setelah penyelidikan internal dan diumumkan dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Penahanan Empat Prajurit

Keempat prajurit yang ditahan adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka berasal dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyatakan, keempat tersangka telah diamankan di Puspom TNI untuk pendalaman lebih lanjut.

"Sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," ujar Yusri dalam jumpa pers.

Status Penahanan

Penahanan di Puspom TNI bersifat sementara. Rencananya, mereka akan dipindahkan ke Pomdam Jaya dalam waktu dekat.

"Nanti untuk terkait tempat penahanannya, kita akan melakukan penahanan dititipkan di Pomdam Jaya, di sana ada tahanan super security maximum," tegas Yusri.

Pasal yang Dijerat

Puspom TNI menjerat keempat anggota BAIS dengan Pasal 467 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berencana.

Dua dari empat tersangka disebut sebagai eksekutor langsung dalam kasus ini. Namun, TNI belum mengungkap motif dan peran detail masing-masing tersangka.

Kronologi Kejadian

Peristiwa penyiraman air keras terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Andrie Yunus baru saja menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng.

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengonfirmasi kronologi tersebut. Menurutnya, serangan terjadi saat Andrie dalam perjalanan pulang.

Kondisi Korban

Andrie Yunus mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh akibat serangan air keras. Area yang terdampak meliputi mata, wajah, dada, dan tangan.

Tingkat Luka Bakar

Tim dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mendiagnosis korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen tubuhnya. Andrie saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Kondisinya masih memerlukan pemantauan ketat di ruang perawatan khusus.

Tanggapan Pihak Terkait

Kasus ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Komisi III DPR berencana membentuk panitia kerja khusus untuk mengawal penyelidikan.

Anggota Komisi III TB Hasanuddin menekankan pentingnya mengungkap konseptor di balik aksi ini. "Konseptor harus diungkap, tidak cukup hanya eksekutor," ujarnya.

Dukungan Medis

Komisi III juga meminta pelayanan kesehatan terbaik untuk Andrie Yunus. Mereka menekankan pentingnya perawatan VIP selama masa pemulihan.

Polri telah berkoordinasi dengan TNI terkait perkembangan kasus ini. Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap semua aspek kejadian.

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM ini menguji komitmen penegakan hukum di Indonesia. Masyarakat menunggu transparansi dan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan. Dukungan untuk pemulihan Andrie Yunus terus mengalir dari berbagai kalangan.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#TNI #Andrie Yunus #penyiraman air keras #KontraS #BAIS

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner