Internasional

Trump Bombardir Pulau Kharg Iran, Ancaman Serius untuk Ekspor Minyak

Raka Pratama Raka Pratama 14 Mar 2026 21:19 68 Views
Trump Bombardir Pulau Kharg Iran, Ancaman Serius untuk Ekspor Minyak

Trump Bombardir Pulau Kharg Iran, Ancaman Serius untuk Ekspor Minyak

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan serangan udara militer AS terhadap target militer di Pulau Kharg, Iran, pada Jumat (13/3/2026). Pulau tersebut merupakan pusat utama ekspor minyak mentah Iran, dengan Trump mengeluarkan ancaman serius terkait gangguan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Serangan Udara AS

Melalui pernyataan di media sosial, Trump menyebut operasi pemboman oleh Komando Pusat AS sebagai salah yang paling dahsyat di Timur Tengah. Target militer di pulau yang dijuluki "permata mahkota" Iran itu dilaporkan hancur total.

Namun, infrastruktur minyak di Pulau Kharg sengaja tidak diserang. Keputusan ini diambil meskipun AS dan Israel telah lama memantau pulau tersebut dengan cermat.

Ancaman Trump

Trump memberikan peringatan keras kepada Iran. "Saya telah memilih untuk tidak menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu," ujarnya seperti dikutip Agence France-Presse.

"Namun, jika Iran, atau siapa pun, melakukan sesuatu untuk mengganggu jalur pelayaran kapal yang bebas dan aman melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali." Ancaman ini disampaikan Sabtu (14/3/2026).

Dampak Ekonomi

Pulau Kharg menangani sekitar 90% ekspor minyak mentah Iran. Data JP Morgan menunjukkan pulau seluas sepertiga Manhattan ini menjadi tulang punggung ekonomi Teheran.

Para ahli memperingatkan serangan terhadap pulau tersebut akan menghentikan sebagian besar ekspor minyak Iran. Dampaknya bisa memicu pembalasan di Selat Hormuz dan infrastruktur energi regional.

Respons Regional

Trump mengumumkan Angkatan Laut AS akan mulai mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz. Langkah ini bertujuan memulihkan ekspor minyak dan mengatasi kenaikan harga gas di AS.

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi seperlima minyak mentah dan gas alam cair global. Gangguan di wilayah ini berpotensi mempengaruhi pasar energi dunia.

Pulau Kharg berkembang pesat selama ekspansi minyak Iran tahun 1960-an dan 1970-an. Lokasinya strategis karena kedalaman perairannya mampu menampung kapal tanker besar.

Ketegangan di Timur Tengah terus mempengaruhi stabilitas energi global. Masyarakat internasional memantau perkembangan ini dengan cermat, mengingat dampaknya terhadap ekonomi dunia.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Donald Trump #Iran #Pulau Kharg #ekspor minyak #Timur Tengah

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner