JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil lolos ke sesi kualifikasi kedua (Q2) Moto3 Brasil 2026 dan akan bersaing memperebutkan pole position pada Sabtu (21/3/2026). Pencapaian ini diraih setelah ia mencatat waktu terbaik ketiga dalam sesi practice di Sirkuit Ayrton Senna, Jumat (20/3).
Prestasi di Sesi Practice
Veda Ega menunjukkan performa mengesankan dengan mencatat waktu 1 menit 30,310 detik. Hasil ini menempatkannya di posisi ketiga, hanya tertinggal dari David Almansa dan Cormac Buchanan.
Pembalap berusia 17 tahun itu langsung lolos ke Q2 tanpa harus melalui kualifikasi pertama. Ini menjadi modal penting untuk persaingan pole position.
Konsistensi dari FP1
Sebelumnya di sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda sempat menjadi yang tercepat. Meski akhirnya finis kedelapan, konsistensinya tetap terjaga.
Performa ini membuktikan adaptasi cepat pembalap Honda Team Asia terhadap trek Brasil. Timnya optimis dengan persiapan yang telah dilakukan.
Jadwal dan Target Kualifikasi
Sesi Q2 akan berlangsung Sabtu (21/3) pukul 23.10-23.25 WIB. Di sinilah Veda Ega akan berusaha merebut posisi start terdepan.
Pembalap asal Cirebon ini memiliki beberapa keunggulan:
- Penguasaan trek yang semakin baik
- Kondisi motor yang optimal
- Strategi tim yang matang
Kompetisi Ketat di Q2
Veda akan berhadapan dengan 13 pembalap tercepat dari sesi practice. Persaingan diprediksi sangat ketat mengingat selisih waktu yang tipis.
Posisi pole menjadi krusial untuk peluang meraih kemenangan di balapan utama. Start dari depan memberi keuntungan strategis di trek yang penuh tikungan.
Persiapan Menuju Balapan
Setelah kualifikasi, fokus akan beralih ke balapan utama Minggu (22/3) pukul 22.00 WIB. Ini menjadi balapan kedua musim 2026 untuk kelas Moto3.
Veda Ega telah menyiapkan beberapa aspek penting:
- Analisis data dari sesi practice
- Penyesuaian set-up motor
- Strategi ban untuk kondisi trek
- Kesiapan fisik dan mental
Dukungan untuk Pembalap Indonesia
Pencapaian Veda Ega mendapat apresiasi dari komunitas balap Indonesia. Banyak penggemar yang menantikan penampilannya di Q2 dan balapan utama.
Keberhasilan lolos ke Q2 menjadi bukti perkembangan pesat pembalap muda Indonesia di kancah dunia. Prestasi ini diharapkan bisa memotivasi generasi muda lainnya.
Performa Veda Ega di akhir pekan ini akan menjadi tolok ukur potensinya di musim 2026. Semua mata tertuju pada pembalap muda yang membawa harapan baru untuk balap motor Indonesia.