Hukum

Video Lempar Obor di Wonosobo Hoaks, Polisi: Rekaman 2024

Raka Pratama Raka Pratama 21 Mar 2026 03:22 60 Views
Video lempar obor di Wonosobo dinyatakan hoaks oleh polisi

Video lempar obor di Wonosobo dinyatakan hoaks oleh polisi

JAVASCORNER.CO.ID, WONOSOBO - Polres Wonosobo menegaskan video viral berdurasi 30 detik yang menunjukkan aksi saling lempar obor di Kecamatan Sapuran adalah hoaks. Konten yang beredar luas di grup WhatsApp pada Jumat (20/3/2026) malam takbir itu merupakan rekaman lama dari tahun 2024.

Klarifikasi Polisi

Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang D.P. Wibowo, menyatakan penelusuran digital membuktikan video tersebut bukan peristiwa baru. "Sudah saya konfirmasi, nihil. Tidak ada kejadian seperti itu di Sapuran," kata Nanang, Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Polisi merilis tangkapan layar hasil pengecekan sumber video. Bukti itu menunjukkan konten merupakan unggahan lawas yang diproduksi ulang secara tidak bertanggung jawab.

Kronologi Penemuan

Video mulai viral bertepatan dengan malam takbir Lebaran 2026. Keterangan lokasi menyebut Sapuran, Jawa Tengah, Indonesia. Sejumlah warganet mengira peristiwa benar-benar terjadi di wilayah tersebut.

Nanang menambahkan, seluruh rangkaian perayaan malam takbir di Sapuran berlangsung tertib. "Alhamdulillah kondisi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat lancar tanpa gangguan berarti," ujarnya.

Dampak Viral

Peredaran video dengan keterangan lokasi Sapuran dinilai membahayakan ketertiban umum. Konten memicu persepsi negatif di masyarakat yang sedang merayakan momen religius.

Kekhawatiran muncul karena video menunjukkan suasana menegangkan. Sekelompok orang terlihat saling melempar obor dengan api menyala. Durasi pendek, sekitar 30 detik, membuat informasi terkesan mendesak.

Respon Warganet

Beberapa komentar di media sosial mengungkapkan kecemasan. Sebagian mempertanyakan validitas video, sementara yang lain langsung membagikan tanpa verifikasi. Polisi mencatat penyebaran terutama terjadi melalui grup WhatsApp.

Imbauan Resmi

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat lebih bijak menyaring informasi sebelum membagikannya. Warga diminta tidak mudah terprovokasi konten visual belum terverifikasi.

Langkah Pencegahan

Polisi memberikan tips sederhana untuk menghindari penyebaran hoaks:

  1. Periksa sumber informasi dari media terpercaya
  2. Verifikasi tanggal kejadian melalui penelusuran digital
  3. Hubungi pihak berwenang jika ragu dengan konten beredar
  4. Hindari membagikan konten menimbulkan keresahan publik

Momen Lebaran 2026 harus dijaga kekhusyukannya. Kesadaran kolektif dalam bermedia sosial menjadi kunci mencegah penyebaran informasi palsu. Polisi akan terus memantau peredaran konten hoaks yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#hoaks Wonosobo #video viral #Polres Wonosobo #malam takbir #media sosial

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner