Pendidikan

Video Siswa SD Tolak Makan Ikan MBG di Asahan Viral, SPPG Minta Maaf

Dimas Putra Dimas Putra 21 Apr 2026 14:18 84 Views
Video Siswa SD Tolak Makan Ikan MBG di Asahan Viral, SPPG Minta Maaf

Video Siswa SD Tolak Makan Ikan MBG di Asahan Viral, SPPG Minta Maaf

JAVASCORNER.CO.ID, ASAHAN - Tiga siswa sekolah dasar di Desa Padang Sipirok, Kabupaten Asahan, menolak memakan menu ikan mujair dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Video yang merekam kejadian itu viral di media sosial pada Selasa, 21 April 2026, memicu respons cepat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi setempat.

Insiden Viral di Media Sosial

Video berdurasi pendek itu menunjukkan ketiga siswa memegang wadah bekal sambil menyatakan penolakan. "Ikannya bau, kami tidak mau makan," ujar mereka dengan ekspresi tidak nyaman. Unggahan tersebut cepat menyebar di berbagai platform, menarik perhatian publik terhadap kualitas makanan dalam program pemerintah itu.

Kejadian terjadi pada Senin, 20 April 2026, di SD setempat. Program MBG sendiri dirancang untuk memastikan asupan gizi memadai bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Namun, insiden ini justru mempertanyakan implementasinya di lapangan.

Respon Pihak Berwenang

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Ledong Timur 2, Yusril Pasaribu, langsung memberikan klarifikasi. Dalam video pernyataan resmi, dia menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan orang tua.

"Saya memohon maaf. Menu yang kami berikan adalah nila asam padeh, dan ikan tersebut berbau amis," kata Yusril. Dia menegaskan bahwa ikan tidak busuk, namun mengalami masalah dalam proses pengolahan.

Penyebab Masalah

Menurut Yusril, ada dua faktor utama yang menyebabkan ikan berbau tidak sedap:

  1. Kurangnya pengawasan saat proses memasak
  2. Bumbu yang tidak maksimal dalam menetralisir bau amis

Selain ikan mujair, menu yang disajikan hari itu meliputi beberapa komponen lain. Berikut rincian lengkapnya:

  • Ikan mujair dengan bumbu asam padeh
  • Sayur kacang panjang rebus
  • Tempe goreng
  • Buah salak sebagai pencuci mulut

Dalam video viral, ikan terlihat masih pucat dan diduga belum matang sempurna. Kondisi ini yang kemungkinan menyebabkan bau amis tetap tercium kuat. Para siswa akhirnya memilih tidak menyentuh menu ikan sama sekali.

Janji Perbaikan ke Depan

Yusril menegaskan komitmen perbaikan sistem pengawasan. "Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan pengawasan dalam proses pengolahan makanan sebelum didistribusikan," janjinya.

Langkah konkret yang akan diambil meliputi:

  1. Pelatihan ulang bagi tim dapur tentang teknik pengolahan ikan
  2. Peningkatan frekuensi inspeksi kualitas bahan makanan
  3. Pemantauan lebih ketat selama proses memasak
  4. Uji rasa sebelum distribusi ke sekolah

Program MBG di Kabupaten Asahan telah berjalan beberapa bulan. Tujuannya mulia: memastikan anak sekolah mendapatkan nutrisi cukup untuk mendukung proses belajar. Namun, insiden ini mengingatkan semua pihak bahwa implementasi di lapangan perlu perhatian ekstra.

"Ke depan, hal seperti ini tidak akan terulang," tegas Yusril menutup pernyataannya. Diharapkan janji ini benar-benar diwujudkan agar program bermanfaat maksimal bagi penerima manfaat.

Dimas Putra

// Verified Author

Dimas Putra

Staff Redaksi

Penulis konten kreatif untuk portal media Javas Corner.

▸ TAG TOPIK

#MBG #Asahan #siswa SD #gizi sekolah #viral video

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner