JAVASCORNER.CO.ID, BANDUNG - Sebuah video yang menunjukkan ulat dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Pasundan 9 Bandung viral di media sosial. Menyusul penyebaran konten tersebut, seorang guru di sekolah itu diduga menggelar sayembara untuk mengidentifikasi pembuat video.
Kronologi Viral
Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @aliansipelajarbdg pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam hitungan jam, rekaman tersebut menyebar luas dan memicu perbincangan hangat di berbagai platform.
Akun anonim lain juga mengunggah keluhan serupa. "Masa dikasih makan seperti ini, mana ada ulatnya lagi, di SMP Pasundan 9 Bandung," tulis sebuah akun tanpa identitas jelas.
Konten Video
Rekaman berdurasi pendek itu memperlihatkan seekor ulat kecil di dalam wadah makanan. Wadah tersebut diduga merupakan bagian dari paket MBG yang dibagikan di sekolah.
Tulisan "Food not bombs uget-uget" menyertai video. Ungkapan itu menyiratkan kritik terhadap kualitas makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi.
Respons Guru
Setelah video viral, beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp. Percakapan itu diduga melibatkan seorang guru yang bertindak sebagai wali kelas.
Guru tersebut menawarkan sayembara kepada siswa kelas 9A. "Murid 9A ibu punya sayembara, nanti ada hadiah," bunyi pesan yang tersebar.
Sayembara itu bertujuan mencari tahu siapa penyebar video ulat di MBG. Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi.
Reaksi Publik
Netizen ramai menanggapi dua hal: temuan ulat dalam makanan sekolah dan respons guru yang menggelar sayembara. Banyak komentar menuntut penjelasan transparan dari penyelenggara program MBG.
Kasus ini kembali menyoroti isu kualitas Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. Beberapa insiden serupa pernah viral sebelumnya, memicu evaluasi terhadap sistem pengawasan.
Masyarakat berharap insiden ini ditangani dengan serius. Transparansi dan perbaikan sistem distribusi menjadi tuntutan utama agar program bermanfaat optimal bagi siswa.