JAVASCORNER.CO.ID, MEXICO CITY - Video dua perempuan berkelahi di atas peti mati menggemparkan media sosial. Insiden memalukan ini terjadi di Veracruz, Meksiko, Jumat (17/4/2026), saat keduanya menghadiri pemakaman pria yang sama-sama mereka klaim sebagai kekasih.
Kronologi Insiden
Menurut laporan The Sun, kedua perempuan itu awalnya tidak saling mengenal. Mereka baru menyadari hubungan masing-masing dengan almarhum saat berada di lokasi pemakaman.
Pemicu Pertengkaran
Ketegangan mulai muncul ketika salah satu perempuan mendekati peti dan berkata, "Sayang, aku akan merindukanmu." Ucapan itu langsung ditanggapi perempuan lain yang berdiri di dekatnya.
"Kamu siapa? Kenapa kamu memanggilnya sayang?" tanya perempuan kedua dengan nada tinggi. Pertanyaan itu memicu adu mulut yang cepat berubah menjadi perkelahian fisik.
Adegan Memalukan
Kedua perempuan saling dorong hingga menyebabkan peti berguncang keras. Penutup peti sempat terbuka sebagian, memperlihatkan jenazah di dalamnya. Saksi mata merekam momen ketika salah satu perempuan merebut buket bunga lili dari tangan perempuan lain.
"Kembalikan bunga itu! Itu untuk dia!" teriak perempuan yang kehilangan bunga. Perkelahian berlangsung sekitar dua menit sebelum keluarga almarhum dan petugas pemakaman berhasil melerai.
Reaksi Media Sosial
Video berdurasi 47 detik itu viral di platform TikTok dan X (Twitter). Dalam waktu 24 jam, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 5 juta kali.
Komentar Netizen
Netizen memberikan berbagai tanggapan terhadap insiden tersebut:
- "Ini benar-benar tidak pantas. Pemakaman seharusnya menjadi momen untuk menghormati almarhum."
- "Kasihan keluarga yang sedang berduka harus melihat adegan seperti ini."
- "Kedua perempuan ini jelas sangat mencintai almarhum, tapi cara mengekspresikannya salah total."
Analisis Psikologis
Dr. Maria Gonzalez, psikolog dari Universitas Veracruz, memberikan pandangannya. "Situasi duka bisa memicu emosi yang intens. Kedua perempuan ini mungkin sedang mengalami kesedihan mendalam yang bercampur dengan kecemburuan."
"Namun, mengekspresikan emosi dengan kekerasan di tempat pemakaman menunjukkan kurangnya kontrol diri," tambahnya.
Konteks Budaya
Insiden ini terjadi di Meksiko, negara dengan tradisi pemakaman yang kental. Upacara kematian di sana biasanya diwarnai dengan ritual penghormatan yang khidmat.
Tradisi Pemakaman Meksiko
Masyarakat Meksiko memiliki beberapa tradisi unik terkait pemakaman:
- Velación (vigil) - Keluarga berkumpul semalaman untuk berdoa
- Prosesi ke pemakaman dengan musik dan doa
- Zempasúchit (marigold) sebagai bunga khas pemakaman
- Ofrenda (persembahan) untuk menghormati arwah
Pelanggaran Norma Sosial
Profesor antropologi dari Universidad Nacional Autónoma de México, Carlos Mendoza, menjelaskan. "Perkelahian di pemakaman melanggar norma sosial yang sangat dijunjung tinggi di Meksiko. Pemakaman adalah ruang sakral untuk penghormatan terakhir."
"Insiden seperti ini sangat jarang terjadi karena masyarakat umumnya sangat menghormati tradisi dan keluarga yang berduka," jelas Mendoza.
Dampak pada Keluarga
Keluarga almarhum memilih untuk tidak memberikan pernyataan resmi. Tetangga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, "Keluarga sangat malu dengan kejadian ini. Mereka ingin fokus pada proses berkabung yang tenang."
Petugas pemakaman yang hadir di lokasi mengungkapkan, "Ini pertama kalinya saya melihat perkelahian di pemakaman selama 20 tahun bekerja. Biasanya suasana sangat khidmat dan penuh hormat."
Video viral ini mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan menghormati keluarga yang berduka. Meski emosi bisa menguasai, pemakaman tetap harus menjadi ruang untuk penghormatan terakhir dengan penuh martabat.