Regional

Viral Bullying Siswa SMP di Jimbaran Bali, Korban dan 6 Pelaku Sepakat Damai

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 15 Jun 2026 10:04 34 Views
Viral Bullying Siswa SMP di Jimbaran Bali, Korban dan 6 Pelaku Sepakat Damai

Viral Bullying Siswa SMP di Jimbaran Bali, Korban dan 6 Pelaku Sepakat Damai

JAVASCORNER.CO.ID, DENPASAR - Kasus dugaan perundungan (bullying) terhadap seorang siswa SMP di Jimbaran, Bali, yang videonya viral di media sosial akhirnya berakhir damai. Korban berinisial IGDA (13) dan enam terduga pelaku sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan melalui mediasi yang digelar Polsek Kuta Selatan pada Minggu (14/6/2026) malam.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bullying terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA di Wantilan Quari Desa Adat Jimbaran, Jalan Wanagiri, Jimbaran. Enam terduga pelaku adalah HA (14), IPTAP (14), KGDP (14), IGPM (13), AB (15), dan IKJAP (13). Video rekaman aksi tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah pada Kamis (11/6/2026).

Mediasi Polisi

Menanggapi keresahan masyarakat, Polsek Kuta Selatan bergerak cepat. Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tokoh masyarakat dan Bendesa Adat langsung menggelar mediasi pada Minggu (14/6/2026) pukul 18.00 WITA di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran.

Pertemuan itu dihadiri oleh pihak kepolisian, Lurah Jimbaran, tokoh masyarakat, orang tua siswa, dan keenam terduga pelaku. Dalam mediasi, polisi menekankan pentingnya penyelesaian yang bijak demi masa depan anak-anak. "Kami sepakat masalah ini kita selesaikan secara kekeluargaan, dengan syarat korban dan orang tua korban mau memaafkan perbuatan para pelaku. Apabila diselesaikan, agar membuat surat pernyataan," ujar Iptu Gede Adi, Senin (15/6/2026).

Kesepakatan Damai

Perwakilan orang tua pelaku menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada orang tua korban. Mereka juga meminta anak-anaknya meminta maaf langsung kepada korban dan berjanji saling menjaga. Orang tua korban, IGDA, menerima permintaan maaf tersebut dengan catatan agar bullying tidak lagi dianggap sepele sebagai candaan, mengingat mereka tinggal di lingkungan sosial yang sama.

Iptu Gede Adi menambahkan, berdasarkan kesepakatan, kasus dinyatakan selesai secara kekeluargaan dengan surat pernyataan tertulis. "Orang tua korban menganggap kejadian ini sudah terselesaikan dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa depan," pungkasnya.

Polisi tetap mengimbau masyarakat untuk tidak meniru tindakan perundungan dan segera melapor jika melihat kejadian serupa. Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyelesaian kekeluargaan bisa menjadi jalan terbaik, asalkan ada itikad baik dari semua pihak.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#bullying #siswa SMP #Jimbaran #Bali #mediasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner