JAVASCORNER.CO.ID, BEKASI - Video viral di media sosial menunjukkan dua perempuan mengejar pria paruh baya di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3/2026). Kedua perempuan itu menduga pria tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap mereka. Aksi pengejaran berakhir dengan pria itu didorong hingga jatuh ke got.
Kronologi Kejadian
Video yang diunggah akun @txtdarigenz97 merekam momen tegang di sebuah jalan di Bekasi. Dua perempuan berboncengan sepeda motor terlihat mengejar seorang pria yang berlari ketakutan.
Aksi Pengejaran
Salah satu perempuan berhasil menangkap pria itu dan mencengkeram kerah bajunya. "Pak maksudnya apa ya pegang-pegang? Heh apa pegang-pegang?!" teriak perempuan tersebut seperti terdengar dalam video.
Pria itu tidak menjawab. Emosi perempuan semakin memuncak. "Apa pegang-pegang dari tadi hah?! maksudnya apa begitu! Gak boleh kayak gitu ya anj*r!" bentaknya lagi.
Ancaman Pelaporan
Perempuan itu mengancam akan melaporkan ke polisi. "Gue laporin polisi lo ya! rumah lo di mana! anj**g lo ya!" lanjutnya dengan suara tinggi. "Pelecehan lo bisa saya laporin polisi ya!"
Namun ancaman itu tidak membuat perempuan itu puas. Dalam keadaan emosi, ia mendorong pria tersebut ke arah got di pinggir jalan.
Akhir yang Memalukan
Pria itu tidak bisa menghindar. Tubuhnya terjerembab ke dalam got berisi air kotor. Wajahnya langsung menghitam terkena lumpur dan kotoran.
Reaksi Warga
Menurut keterangan warga sekitar yang dikutip dari unggahan, pria tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Warga menyebut pria itu sudah sering melakukan aksi serupa yang mereka sebut "begal payudara" terhadap perempuan di daerah tersebut.
Beberapa warga mengaku prihatin dengan kejadian ini. Namun ada juga yang merasa aksi perempuan tersebut wajar mengingat dugaan pelecehan yang terjadi.
Viral di Media Sosial
Video berdurasi pendek itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Dalam hitungan jam, ribuan pengguna sudah membagikan dan mengomentari insiden tersebut.
Reaksi Netizen
Respons netizen terbelah. Beberapa mendukung aksi perempuan tersebut:
- "Sepatutnya pelaku pelecehan diperlakukan seperti itu"
- "Berani berbuat, berani tanggung konsekuensinya"
- "Perempuan harus berani melawan, jangan diam saja"
Di sisi lain, ada yang mengkritik:
- "Sebaiknya diserahkan ke polisi, jangan main hakim sendiri"
- "Kalau memang ODGJ, harusnya ditangani dengan cara berbeda"
- "Kekerasan tidak boleh dibalas dengan kekerasan"
Perspektif Hukum
Kasus ini menyoroti beberapa aspek hukum yang perlu diperhatikan masyarakat.
Tindakan Pelecehan Seksual
Pelecehan seksual di ruang publik termasuk tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang. Korban berhak melaporkan ke kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Main Hakim Sendiri
Aksi main hakim sendiri seperti yang terjadi dalam video ini tidak disarankan. Meski dipicu emosi, tindakan tersebut bisa berbalik menjerat pelakunya secara hukum.
Prosedur yang benar adalah:
- Mencari saksi atau bukti pendukung
- Melaporkan ke kepolisian terdekat
- Bekerja sama dengan aparat selama proses hukum
Penanganan ODGJ
Jika pelaku memang ODGJ seperti disebutkan warga, kasus ini menjadi lebih kompleks. ODGJ membutuhkan penanganan khusus dari tenaga profesional.
Masyarakat sebaiknya:
- Melaporkan kejadian serupa ke pihak berwajib
- Tidak mengambil tindakan sendiri yang bisa membahayakan
- Mendukung upaya rehabilitasi ODGJ oleh instansi terkait
Video viral dari Bekasi ini mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan di ruang publik. Sementara aksi perempuan tersebut menuai pro kontra, yang jelas kasus pelecehan seksual tetap harus ditangani melalui jalur hukum yang tepat. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan saling melindungi, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.