Internasional

Viral Foto Batu Shaligram 31 Ton Pasca Banjir Nepal Terbukti Hoaks

Ujang Trisno Ujang Trisno 29 Aug 2026 08:49 13 Views
Viral Foto Batu Shaligram 31 Ton Pasca Banjir Nepal Terbukti Hoaks

Viral Foto Batu Shaligram 31 Ton Pasca Banjir Nepal Terbukti Hoaks

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Unggahan media sosial yang menampilkan batu hitam raksasa dan diklaim sebagai fenomena alam berupa batu Shaligram seberat 31 ton pascabanjir Nepal dipastikan merupakan informasi menyesatkan. Narasi yang beredar pesat menyebutkan batu raksasa tersebut mendadak muncul di kawasan Muktinath setelah diterjang banjir bandang pada Rabu (26/8/2026). Fakta di lapangan menunjukkan bahwa objek dalam foto tersebut bukanlah fenomena alam, melainkan patung buatan manusia yang sudah lama berdiri sebagai destinasi wisata religi.

Hasil Penelusuran Fakta Patung Shaligram

Berdasarkan verifikasi mendalam dari lembaga pemeriksa fakta LatestLY dan laporan Detik iNET, objek hitam berukuran masif tersebut bukan batu alami yang baru tersingkap oleh luapan air sungai. Monumen tersebut adalah pahatan patung Shaligram setinggi 22 kaki atau sekitar 6,7 meter yang berlokasi di kawasan Jomsom, Distrik Mustang, Nepal.

Para seniman lokal memahat objek megah ini dari bongkahan batu besar yang diambil langsung dari aliran Sungai Kali Gandaki. Pembuatan patung ini diniatkan sejak awal untuk memperkuat daya tarik fasilitas wisata religi serta cagar budaya di wilayah Mustang.

Kronologi Penyebaran Narasi Palsu

Isu ini mulai mencuat ketika beberapa akun di platform digital mengunggah gambar patung tersebut dengan narasi bombastis. Pengunggah mengklaim banjir bandang dahsyat telah membongkar dasar sungai dan memunculkan batu suci berbobot 31 ton secara ajaib.

Hingga Sabtu (29/8/2026), otoritas resmi pemerintah Nepal maupun lembaga geologi independen tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai penemuan fenomena geologi semacam itu. Tidak ada bukti ilmiah atau dokumen terverifikasi yang mendukung klaim bobot maupun asal-usul mendadak batu tersebut.

Sains dan Geologi di Balik Batu Shaligram

Masyarakat dengan mudah menyerap informasi keliru ini lantaran Nepal secara historis memang dikenal sebagai habitat utama batu Shaligram. Keberadaan batu ini memegang peranan sangat vital dalam tradisi keagamaan Hindu, terutama bagi para penganut ajaran Vaishnava yang menganggapnya sebagai simbol manifestasi Dewa Wisnu.

Ditinjau dari perspektif sains dan geologi, batu Shaligram memiliki asal-usul alamiah yang sangat unik. Berikut adalah beberapa poin penting terkait pembentukan batu Shaligram:

  • Fosil Purba: Batu Shaligram merupakan fosil dari cangkang ammonite, yaitu moluska laut kuno yang hidup jutaan tahun lalu saat wilayah Himalaya masih berupa dasar laut Tethys.
  • Pola Khas: Fosil ini meninggalkan bekas putaran atau garis melingkar geometris yang khas pada permukaan batu hitam keras.
  • Lokasi Spesifik: Sebagian besar Shaligram alami ditemukan di sepanjang lembah Sungai Kali Gandaki, Nepal.

Penemuan Batu Shaligram Alami Lainnya

Meskipun klaim batu 31 ton di Muktinath dipastikan hoaks, keberadaan batu Shaligram alami berukuran raksasa memang benar-benar ada di lokasi lain. Salah satu yang paling terkenal terletak di Setibeni, sebuah kawasan dekat pertemuan Sungai Kali Gandaki dan Sungai Seti.

Wilayah Setibeni sendiri sempat terendam luapan air pada Juli 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar satu bulan sebelum bencana banjir bandang akibat runtuhnya gletser Himalaya melanda kawasan perbatasan pada 26 Agustus 2026.

Perbandingan Narasi Viral dan Realita Lapangan

Untuk mempermudah pemahaman mengenai isu yang beredar, tim redaksi menyusun perbandingan antara narasi bohong di media sosial dengan bukti faktual yang telah diverifikasi.

No Kategori Aspek Klaim Viral (Hoaks) Fakta Sebenarnya
1 Jenis Objek Batu fenomena alam murni Patung batu buatan seniman
2 Tinggi / Ukuran Batu alam raksasa 31 Ton Patung setinggi 22 kaki (6,7 meter)
3 Lokasi Penemuan Muncul di Muktinath usai banjir Monumen permanen di Jomsom, Mustang
4 Penyebab Muncul Tersingkap banjir bandang 26 Agustus 2026 Dibuat sengaja untuk fasilitas wisata religi

Dari ringkasan data di atas, dapat dipastikan bahwa perbedaan antara klaim medsos dan fakta sangat mencolok. Total aspek yang diperiksa menunjukkan nilai ketidaksesuaian 100 persen terhadap klaim viral yang beredar.

Bencana Banjir Nepal dan Pentingnya Cek Fakta

Bencana banjir bandang yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan China pada akhir Agustus 2026 memang menimbulkan dampak kerugian material serta korban jiwa yang tidak sedikit. Luapan air dipicu oleh dinamika suhu global yang memicu gletser di pegunungan Himalaya mendadak runtuh.

Situasi krisis akibat bencana alam kerap dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan disinformasi demi meraih perhatian publik di media sosial. Penyebaran foto patung Shaligram Jomsom dengan narasi mistis merupakan salah satu contoh pemanfaatan momentum bencana secara keliru.

Masyarakat diimbau agar senantiasa bersikap kritis dalam menerima informasi di jejaring sosial. Melakukan verifikasi silang melalui media massa kredibel dan otoritas resmi menjadi langkah krusial agar tidak mudah terjebak oleh narasi sensational yang menyesatkan.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#hoaks nepal #batu shaligram #cek fakta #banjir nepal #jomsom

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner