JAVASCORNER.CO.ID, WASHINGTON - Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menjadi sorotan setelah pernyataannya sebelum acara jamuan makan wartawan menjadi viral, menyusul penembakan dan evakuasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari acara tersebut. Leavitt secara terang-terangan menyebut akan ada 'tembakan' malam itu, dan kenyataan pahit pun terjadi.
Pernyataan Viral Jubir Gedung Putih
Karoline Leavitt, Juru Bicara Gedung Putih, membuat pernyataan yang kini viral di media sosial. Dalam wawancara langsung dengan koresponden Fox News sebelum acara, ia berkata, "(Acara itu) Akan lucu, akan menghibur, akan ada beberapa tembakan malam ini di ruangan itu!"
Pernyataan itu disampaikan saat Leavitt mengumumkan pidato presiden yang disebutnya akan menjadi "Donald J. Trump klasik." Namun, nada canda tersebut berubah menjadi ironi tragis ketika penembakan benar-benar terjadi.
Kronologi Insiden Penembakan
Acara jamuan tahunan White House Correspondents' Association (WHCA) pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat menjadi mimpi buruk. Seorang pria berusia 31 tahun asal California melepaskan tembakan di lokasi acara.
Seorang anggota Dinas Rahasia (Secret Service) terkena tembakan, namun berkat rompi antipeluru, ia selamat. Meski demikian, ia masih dirawat di rumah sakit. Trump dan anggota kabinet dinyatakan aman dan segera dievakuasi dari lokasi.
Kehadiran Trump dalam jamuan WHCA merupakan yang pertama selama ia menjabat sebagai Presiden AS. Acara yang seharusnya meriah berubah menjadi mencekam.
Pelaku Ditangkap
Trump mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan telah ditangkap. Dalam pernyataan resmi, ia mengatakan dirinya dan anggota kabinet dalam kondisi aman. Pelaku kini dalam tahanan pihak berwenang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Reaksi Resmi dan Penanganan
Pihak WHCA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, Dinas Rahasia meningkatkan pengamanan di sekitar Gedung Putih. Leavitt sendiri belum mengomentari pernyataannya yang viral tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat akan ancaman keamanan yang selalu mengintai di acara-acara kenegaraan. Publik pun bertanya-tanya, apakah pernyataan Leavitt sekadar kebetulan atau ada informasi yang bocor? Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden keamanan di Amerika Serikat. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali, dan seluruh pihak dapat lebih waspada dalam menjaga keamanan acara publik.