Viral

Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Ujang Trisno Ujang Trisno 10 Sep 2026 05:53 12 Views
Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Javas Corner - Seorang juru parkir liar di Kota Surabaya, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah diduga melakukan aksi kekerasan terhadap pengendara yang menolak memberikan uang parkir. Aksi tersebut terjadi di depan sebuah minimarket di Jalan Dharmahusada, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dan viral di media sosial, memicu kemarahan publik terhadap praktik pungutan liar yang masih marak terjadi.

 

Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, terlihat jukir tersebut terlibat cekcok dengan sejumlah pengendara. Perselisihan diduga bermula ketika pengendara tidak memberikan uang parkir kepada pelaku yang meminta secara paksa. Video menunjukkan bagaimana situasi dengan cepat memanas dan berubah menjadi aksi kekerasan yang tidak terduga.

 

Jukir tersebut kemudian mengamuk dengan meludahi pengendara hingga berujung dugaan aksi pemukulan. Rekaman video yang memperlihatkan seluruh rangkaian kejadian ini kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapat perhatian besar dari masyarakat. Banyak warganet yang mengecam tindakan jukir liar tersebut dan meminta aparat untuk segera menindak pelaku.

 

Tak lama setelah video viral, petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya bersama personel Satuan Samapta Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi kejadian. Jukir yang diduga terlibat dalam aksi tersebut kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolrestabes Surabaya.

 

Pihak minimarket tempat kejadian membenarkan adanya aksi pemukulan terhadap pengendara di depan tokonya. Kepala Minimarket Anisa mengatakan, pihak toko tidak menerapkan pungutan parkir kepada konsumen. Menurutnya, aksi tersebut diduga dilakukan oleh oknum jukir yang tidak memiliki kerja sama dengan pihak toko.

 

"Mungkin awal mula karena dipungut biaya ya (parkir). Dari pihak toko kami tuh memang sudah tidak ada pemungutan biaya, kerja sama dengan tukang parkir. Itu kebetulan oknum," ujarnya, Rabu (9/9/2026).

 

"Penyebabnya saya tidak tahu, tapi kemungkinan karena dipaksa bayar parkir. Dari toko tidak ada pungut parkir," katanya lagi.

 

Keterangan dari pihak minimarket ini memperkuat dugaan bahwa pelaku memang beraksi secara liar tanpa izin dari pemilik toko. Praktik parkir liar seperti ini kerap terjadi di berbagai daerah dan sering kali meresahkan masyarakat karena tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

 

Setelah ditangkap, jukir tersebut dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Petugas masih mendalami kronologi kejadian secara lengkap, termasuk dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap pengendara. Polisi juga akan menyelidiki apakah pelaku memiliki jaringan atau kelompok dalam menjalankan aksi parkir liar ini.

 

Pemerintah Kota Surabaya bersama aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar maupun tindakan yang merugikan pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melapor dan selalu mendokumentasikan kejadian jika menjadi korban atau menyaksikan aksi serupa.

 

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Surabaya yang selama ini berupaya memberantas praktik parkir liar di berbagai sudut kota. Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan terus melakukan patroli dan penertiban untuk memastikan kenyamanan masyarakat saat menggunakan fasilitas umum.

 

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh jukir liar ini menunjukkan betapa meresahkannya praktik pungutan liar di ruang publik. Selain merugikan secara finansial, tindakan ini juga mengancam keselamatan dan kenyamanan warga yang hanya ingin beraktivitas dengan tenang.

 

Masyarakat Surabaya berharap agar pelaku mendapat hukuman setimpal agar menjadi efek jera bagi jukir-jukir liar lainnya. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menekan angka praktik premanisme di bidang perparkiran yang selama ini sering lolos dari pengawasan.

 

#JukirLiar #Surabaya #Viral #Parkir #Kekerasan #PolrestabesSurabaya #DishubSurabaya #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner