Ekonomi

Viral Kenaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Jelaskan Faktanya

Elvan Rizki Elvan Rizki 31 Mar 2026 08:45 69 Views
Viral Kenaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Jelaskan Faktanya

Viral Kenaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Jelaskan Faktanya

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Informasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi secara drastis beredar luas di media sosial sejak Selasa (31/3/2026). Sebuah infografis berlabel "CONFIDENTIAL" menyebut harga Pertamax akan naik menjadi Rp17.850 per liter mulai 1 April 2026, memicu kekhawatiran masyarakat.

Informasi Viral di Media Sosial

Infografis yang beredar menunjukkan kenaikan signifikan untuk berbagai jenis BBM non subsidi. Menurut dokumen tersebut, Pertamax (RON 92) diprediksi naik Rp5.550 per liter dari harga Maret 2026 yang tercatat Rp12.300.

Kenaikan serupa juga disebutkan untuk produk bensin lainnya. Pertamax Green 95 disebut akan naik dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter. Sementara Pertamax Turbo diprediksi naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.

BBM Jenis Solar

Untuk produk solar, informasi viral menyebut Pertamina Dex akan naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter. Dexlite disebut akan naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.

Dokumen tersebut beredar melalui berbagai platform media sosial. Banyak akun membagikan informasi ini tanpa verifikasi terlebih dahulu.

Faktor Pemicu Kenaikan

Infografis yang viral menyebutkan dua faktor utama sebagai penyebab kenaikan harga. Pertama, harga minyak dunia yang mengalami kenaikan signifikan. Kedua, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Nilai tukar rupiah disebut melemah dari Rp16.819 menjadi Rp16.877 per dolar AS. Kondisi ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pengaruh Indeks Pasar

Informasi viral juga menyebutkan pengaruh HIP (Harga Indeks Pasar) BBM RON 92. HIP disebut naik 62,44 persen dari 73,91 dolar AS per barel menjadi 120 dolar AS per barel.

Kenaikan ini setara dengan Rp4.925 per liter. Dari sebelumnya Rp7.818 per liter menjadi Rp12.744 per liter.

Dampak terhadap Ekonomi

Kenaikan harga BBM non subsidi berpotensi memicu efek berantai pada perekonomian. Sektor transportasi dan logistik akan terkena dampak langsung.

Biaya operasional kendaraan pribadi dan angkutan umum diperkirakan meningkat. Hal ini dapat mempengaruhi harga barang dan jasa di pasar.

Dampak ke Sektor Riil

Industri manufaktur dan perdagangan juga akan merasakan dampaknya. Kenaikan biaya transportasi biasanya diikuti dengan penyesuaian harga produk.

Masyarakat perlu mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan inflasi. Pengelolaan keuangan rumah tangga menjadi semakin penting.

Tips untuk Masyarakat

  • Pantau informasi resmi dari sumber terpercaya
  • Lakukan efisiensi penggunaan kendaraan pribadi
  • Pertimbangkan penggunaan transportasi umum
  • Siapkan anggaran tambahan untuk kebutuhan transportasi

Klarifikasi dari Pertamina

PT Pertamina (Persero) memberikan tanggapan resmi terkait informasi yang beredar. Perusahaan menegaskan bahwa penetapan harga BBM non subsidi mengikuti mekanisme pasar.

"Penetapan harga mengacu pada formula yang telah ditetapkan pemerintah," jelas juru bicara Pertamina. Formula tersebut mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi makro.

Mekanisme Penetapan Harga

Pertamina menjelaskan bahwa harga BBM non subsidi disesuaikan secara berkala. Penyesuaian dilakukan berdasarkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Perusahaan mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum diverifikasi. Masyarakat disarankan mengakses informasi melalui kanal resmi Pertamina.

  1. Kunjungi website resmi Pertamina
  2. Pantau akun media sosial terverifikasi
  3. Hubungi call center 135
  4. Datang langsung ke SPBU terdekat

Masyarakat diharapkan tetap tenang menghadapi informasi yang beredar. Verifikasi informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain dapat mencegah kepanikan yang tidak perlu. Pemahaman yang tepat tentang mekanisme penetapan harga BBM membantu masyarakat membuat keputusan yang lebih baik terkait konsumsi energi.

Elvan Rizki

// Verified Author

Elvan Rizki

Staff Redaksi

Spesialis konten media siber dan publikasi Google News.

▸ TAG TOPIK

#harga BBM #Pertamina #bahan bakar minyak #ekonomi energi #inflasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner