Viral

Viral Kepala SMP 2 Bae Kudus Bikin Konten Sekolah Rusak, Dinas Pendidikan Soroti Prosedur Pelaporan

Ujang Trisno Ujang Trisno 05 Oct 2026 18:38 39 Views
Viral Kepala SMP 2 Bae Kudus Bikin Konten Sekolah Rusak, Dinas Pendidikan Soroti Prosedur Pelaporan

Viral Kepala SMP 2 Bae Kudus Bikin Konten Sekolah Rusak, Dinas Pendidikan Soroti Prosedur Pelaporan

Javas Corner - Kondisi sejumlah bangunan SMP 2 Bae, Kudus, menjadi perhatian publik setelah video yang diunggah kepala sekolah setempat viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat kerusakan pada bagian atap sejumlah ruangan sekolah yang dinilai memprihatinkan.

 

Pantauan di lokasi pada Senin (5/10/2026) menunjukkan atap ruang guru dalam kondisi yang cukup riskan. Kerangka atap yang masih menggunakan kayu tampak lapuk dan beberapa bagian mulai lepas dari susunannya. Meski demikian, ruangan tersebut masih digunakan untuk aktivitas guru.

 

Kerusakan serupa juga ditemukan di ruang kelas VII-E, IX-H, dan laboratorium kimia. Namun, plafon pada tiga ruangan tersebut belum dibongkar karena masih menunggu instruksi lebih lanjut untuk memastikan keamanan. Kerusakan sarana prasarana juga terlihat pada gerbang belakang sekolah. Bagian bawah gerbang mengalami longsor dan membutuhkan penanganan agar tidak berdampak terhadap rumah warga yang berada di bawahnya.

 

Kepala SMP 2 Bae, Yusro, menjelaskan bahwa video yang kemudian viral tersebut sebenarnya dibuat untuk keperluan tim verifikasi dan validasi atau verval program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen.

 

"Video yang viral sudah dilihat tim verval pusat sejak Agustus tapi baru saya up kemarin karena nunggu bimtek belum juga diundang," ujar Yusro seperti dikutip dari Radar Kudus.

 

Menurutnya, kondisi sarana prasarana sekolah telah difasilitasi dan dikawal Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga atau Disdikpora Kudus agar memperoleh program revitalisasi pada 2026.

 

"Ini sudah difasilitasi dan dikawal pusat, hanya menanti undangan bimtek untuk ABT 2, karena kami bukan penerima utama. Semoga dengan langkah ini segera terfasilitasi," katanya.

 

Terpisah, Plt Kepala Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan bahwa SMP 2 Bae telah masuk daftar paket pekerjaan program revitalisasi sekolah Kemendikdasmen tahun 2026. Saat ini, program tersebut masih dalam proses. Sekolah juga telah mengikuti pertemuan secara daring dengan Kemendikdasmen terkait pengalokasian program revitalisasi.

 

"Artinya sebenarnya berproses kan. Makanya sebenarnya ada video kemarin itu ya memang kondisinya saya tidak menampilkan bahwa sekolah ada beberapa bangunan yang kondisinya rusak," tuturnya.

 

Disdikpora, lanjut Anggun, akan kembali menerjunkan tim sarana prasarana untuk mengecek kondisi sekolah. Langkah tersebut diperlukan untuk menentukan antisipasi awal terhadap bagian bangunan yang dinilai membutuhkan penanganan darurat.

 

Anggun menegaskan bahwa perbaikan sarana prasarana sekolah memiliki mekanisme dan prosedur pelaporan. Sekolah yang menemukan kerusakan diminta menyampaikannya melalui jalur tersebut.

 

"Yang ingin kami tekankan kepada sekolah, proses perbaikan itu ada mekanismenya, ada pelaporan bangunan rusak, itu ada prosedurnya. Jadi kalau pembuatan video semacam itu apalagi diunggah di media sosial, seharusnya bisa lebih bijak," tandasnya.

 

Ia mengimbau sekolah yang menemukan kerusakan sarana prasarana segera melapor kepada dinas terkait. Menurutnya, sekolah tetap diperbolehkan menyampaikan kondisi yang terjadi, tetapi sebaiknya mengikuti mekanisme yang telah tersedia.

 

"Bukan kami membungkam atau melarang sekolah untuk speak up, misal lewat konten. Tapi semua ada mekanismenya. Dan alangkah baiknya kalau bisa mengikuti mekanisme atau prosedur yang ada," paparnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa komunikasi antara sekolah dan dinas terkait sangat penting dalam penanganan sarana prasarana pendidikan. Sekolah memang perlu menyuarakan kondisi bangunannya, tetapi tetap melalui jalur yang tepat agar proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat dan terarah. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama demi kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar.

 

#SMP2Bae #Kudus #SekolahRusak #Viral #DisdikporaKudus #RevitalisasiSekolah #Kemendikdasmen #BeritaPendidikan #BeritaViral #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner