JAVASCORNER.CO.ID, BINJAI - Video keributan antara seorang pelanggan pria dan karyawan perempuan di sebuah spa di Binjai Supermall (BSM) viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pariwisata Kota Binjai langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Jumat (21/8/2026) pagi. Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, menyatakan sidak dilakukan untuk memastikan usaha tersebut beroperasi sesuai izin yang diberikan.
Kronologi Video Viral
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan adu mulut antara seorang pelanggan pria bertubuh kurus dengan seorang karyawan perempuan berbaju merah. Dalam rekaman, perempuan tersebut terdengar emosi dan melontarkan kata-kata kasar terkait pembayaran.
"Ini bagaimana pembayarannya," kata perempuan berkulit putih itu dalam video. Perempuan lain yang merekam juga ikut berkomentar dengan nada menantang.
"Bayar. Minta saja tidak apa-apa. Kau muka jelek, banyak perempuan, miskin banyak tingkah, mau macam-macam. Siapa yang dipakai kak? Kau pikir aku tidak tahu siapa saja yang kerja," ucapnya dalam video yang diunggah akun Facebook @seputaranbinjai.
Hasil Sidak Dinas Pariwisata
Petugas Dinas Pariwisata Kota Binjai yang turun ke lokasi tidak menemukan adanya pelanggaran. Tidak ada perempuan berpakaian tidak sopan seperti yang terlihat di video viral. Ruang kamar pijat juga dinilai masih sesuai ketentuan.
"Sejauh ini tidak ada pelanggaran. Tempat ini masih sesuai izin yang diberikan, yakni tempat pijat refleksi untuk kesehatan. Namun, dengan adanya video viral ini, kami sudah menyampaikan kepada pemilik agar menjalankan usaha sesuai norma yang berlaku, seperti berpakaian sopan dan tidak melakukan hal negatif," jelas Zulfan.
Tindak Lanjut dan Pengawasan
Pihak Dinas Pariwisata telah melayangkan surat teguran kepada pengelola spa tersebut. Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala agar tidak terjadi pelanggaran izin.
"Kami akan terus memonitor tempat ini dengan rutin melakukan sidak agar tidak ada perbuatan yang melanggar peraturan," katanya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha agar selalu mematuhi regulasi dan norma yang berlaku. Masyarakat pun diharapkan bijak dalam menyikapi video viral dan tidak mudah terprovokasi.