JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Sebuah video memperlihatkan kurir mengantar domba hidup dengan resi pengiriman menempel di kepala hewan tersebut viral di Instagram. Konten dari akun @storykurir_ ini ramai dibahas warganet sejak 17 April 2026, mencampurkan kelucuan dengan keprihatinan atas kesejahteraan hewan.
- Video Viral Domba dengan Resi di Kepala
- Reaksi Netizen: Lucu tapi Miris
- Risiko Pengiriman Hewan Hidup
- Aturan Pengiriman Hewan Ternak
Video Viral Domba dengan Resi di Kepala
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, seekor domba putih terlihat tenang meski stiker resi pengiriman melekat erat di dahinya. Domba tersebut tidak berada dalam kandang khusus, hanya ditemani kurir yang bertugas mengantarnya.
Video ini diunggah oleh akun Instagram @storykurir_ yang kerap membagikan pengalaman unik para kurir. Dalam beberapa jam, tayangan tersebut menyebar ke berbagai platform media sosial.
Lokasi kejadian belum dapat dipastikan. Namun, ciri-ciri dalam video menunjukkan aktivitas pengiriman terjadi di wilayah pemukiman.
Reaksi Netizen: Lucu tapi Miris
Kolom komentar dipenuhi tanggapan beragam. Banyak warganet tertawa melihat kelucuan situasi tersebut.
"Ini mah pengiriman COD level tertinggi," tulis salah satu pengguna Instagram. Komentar lain menyebut domba tersebut sebagai "paket premium" dengan pelacakan langsung.
Namun, tidak sedikit yang menyuarakan keprihatinan. Mereka mempertanyakan kenyamanan dan keselamatan hewan selama proses pengiriman.
"Lucu sih, tapi kasihan juga. Lem resi bisa bikin iritasi kulit domba," tulis netizen lain. Kekhawatiran serupa muncul mengenai potensi stres yang dialami hewan selama perjalanan.
Kontroversi Kesejahteraan Hewan
Beberapa hal yang menjadi perhatian netizen:
- Penggunaan lem pada area sensitif kepala domba
- Ketidaktersediaan kandang atau wadah khusus selama pengiriman
- Risiko stres akibat perjalanan tanpa prosedur standar
- Potensi bahaya jika kurir menggunakan sepeda motor
Risiko Pengiriman Hewan Hidup
Mengirim hewan ternak melalui jasa kurir reguler mengandung berbagai risiko. Domba termasuk hewan yang mudah mengalami stres saat berada di lingkungan tidak familiar.
Tanpa kandang yang memadai, hewan bisa terluka selama perjalanan. Risiko lain termasuk heat stress jika pengiriman dilakukan di siang hari terik.
Keselamatan kurir juga perlu dipertimbangkan. Mengangkut hewan besar tanpa pengaman memadai berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Prosedur Pengiriman Ideal
Untuk meminimalkan risiko, pengiriman hewan hidup seharusnya mengikuti langkah-langkah:
- Menggunakan kandang khusus yang memenuhi standar kenyamanan
- Memberikan akses udara dan air selama perjalanan
- Menghindari pengiriman pada cuaca ekstrem
- Menggunakan kendaraan yang sesuai dengan ukuran hewan
- Memastikan hewan dalam kondisi sehat sebelum dikirim
Aturan Pengiriman Hewan Ternak
Di Indonesia, pengiriman hewan hidup diatur melalui berbagai peraturan. Kementerian Pertanian memiliki ketentuan khusus terkait transportasi ternak.
Aturan tersebut mencakup persyaratan kandang, durasi perjalanan maksimal, dan pemeriksaan kesehatan hewan. Pelanggaran bisa dikenai sanksi sesuai undang-undang.
Jasa ekspedisi umumnya tidak menyediakan layanan pengiriman hewan hidup. Kecuali mereka memiliki izin khusus dan fasilitas memadai.
Alternatif Pengiriman yang Lebih Aman
Beberapa opsi yang lebih aman untuk mengirim hewan ternak:
- Menggunakan jasa pengangkutan ternak khusus
- Menyewa kendaraan dengan fasilitas kandang
- Mengatur pengiriman melalui peternak atau distributor resmi
- Memastikan adanya pendamping selama perjalanan
Video viral ini mengingatkan pentingnya memperlakukan hewan dengan layak, bahkan dalam konteks pengiriman. Meski menghibur, konten semacam ini sebaiknya tidak dijadikan contoh karena berpotensi membahayakan hewan dan kurir. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memilih metode pengiriman untuk hewan ternak, mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat.