JAVASCORNER.CO.ID, SOLO - Video yang memperlihatkan sejumlah mahasiswa baru Institut Seni Indonesia (ISI) Solo berjoget di Pendopo Ageng ISI Solo viral di media sosial pada Sabtu (22/8/2026). Aksi joget yang dinilai tidak pantas itu menuai kecaman dari netizen dan memicu perhatian publik terhadap etika mahasiswa dalam kegiatan kampus.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada puncak acara penutupan expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang digelar setelah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selesai. Menurut Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan ISI Solo, Esha Karwinarno, acara itu merupakan pengenalan masing-masing UKM kepada mahasiswa baru.
"Jadi kegiatan kemarin itu pada penutupan expo UKM, setelah selesai PKKMB, sudah selesai itu. Itu hari terakhir kemarin kan pengenalan masing-masing UKM, jadi urut-urutan, biasa. Dari UKM kerohanian terus ke semua UKM presentasi ke teman-teman [mahasiswa baru]. Biar bisa memilih akan ke UKM yang mana kira-kira aktivitasnya di mana," jelasnya.
Di penghujung acara, alunan musik membuat sejumlah mahasiswa berjoget. Aksi tersebut kemudian terekam dan diunggah ke media sosial hingga viral. Esha menuturkan bahwa momen yang terekam terjadi di belakang panggung, sehingga tidak terlihat dari depan.
"Nah di ujung-ujung [acara] itu kan memang ada musik itu. Setelah selesai itu kan teman-teman panitia pada dag-dug dag-dug begitu. Terus akhirnya bertambah bertambah, muncul yang divideo itu kok ya ndelalah bagian-bagian yang ... itu di belakang panggung loh itu di belakang, bukan di muka, yang sebetulnya tidak terlihat kalau kita dari penampilan itu enggak," pungkasnya.
Respons dan Permintaan Maaf Kampus
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak ISI Solo langsung bergerak cepat. Pada Sabtu pagi, pimpinan kampus menggelar rapat untuk meminta klarifikasi dari panitia pelaksana. Esha menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.
"Kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan akan melakukan edukasi lebih lanjut terkait hal itu," ujarnya.
Pihak kampus juga telah melakukan klarifikasi di media sosial untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Langkah ini diambil untuk meredam kegaduhan dan memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat.
Rencana Edukasi Lebih Lanjut
Sebagai bentuk tindak lanjut, ISI Solo akan menggelar stadium general wawasan budaya pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan pemahaman mahasiswa tentang nilai-nilai, etika, dan adab yang mulai tergerus.
"Hari Jumat 28 Agustus 2026 akan ada stadium general wawasan budaya yang harapannya bisa kembali memberikan pemahaman tentang nilai-nilai, etika dan adab yang mungkin sekarang sudah tergerus," tambah Esha.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pihak kampus berkomitmen untuk terus membina mahasiswa agar berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat.