JAVASCORNER.CO.ID, BANDUNG - Kepolisian Sektor Rancaekek mengamankan dua pria yang diduga melakukan aksi pemalakan terhadap pengendara di perlintasan kereta api Kampung Gandok, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penangkapan dilakukan Jumat (10/4/2026) setelah video aksi keduanya viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Peristiwa pemalakan terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban, David Wijaya, hendak melintasi rel kereta api di Kampung Gandok menuju arah Haurpugur.
Di lokasi, dua pemuda menghentikan kendaraan korban. Mereka meminta uang secara paksa.
"Korban menolak memberikan uang dengan alasan tidak memiliki uang kecil," jelas Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya. "Salah satu pelaku kemudian emosi dan melakukan intimidasi dengan memukul pintu mobil korban."
Laporan Warga
Polisi menerima laporan warga melalui akun media sosial Info Rancaekek pada Jumat (10/4/2026). Video yang beredar menunjukkan jelas aksi kedua pelaku.
Masyarakat dengan cepat membagikan rekaman itu, mendorong respons cepat dari aparat.
Tindakan Polisi
Unit gabungan piket fungsi yang dipimpin Perwira Pengawas Iptu Asep Dadan langsung bergerak ke lokasi kejadian. Mereka menindaklanjuti laporan yang masuk.
Tim polisi melakukan penyelidikan berdasarkan video viral dan keterangan saksi. Proses identifikasi pelaku berlangsung cepat berkat kejelasan rekaman.
Pengamanan Pelaku
Polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku dalam waktu singkat. Keduanya dibawa ke Mapolsek Rancaekek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Identitas pelaku sesuai dengan yang terekam di video," tegas Kompol Deny.
Identitas Pelaku
Dua pria yang diamankan polisi adalah:
- Iwan Tristianto (32 tahun)
- Anto Sugianto (38 tahun)
Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Rancaekek. Polisi masih mendalami motif di balik aksi pemalakan tersebut.
Penyelidikan Lanjutan
Unit Reserse Kriminal Polsek Rancaekek terus mengembangkan kasus ini. Mereka mengecek kemungkinan adanya korban lain di lokasi yang sama.
"Kami mendalami apakah pelaku pernah melakukan aksi serupa sebelumnya," ungkap penyidik.
Imbauan Keamanan
Kapolsek Rancaekek mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindakan premanisme atau gangguan keamanan. Pelaporan cepat membantu aparat menindak pelaku secara hukum.
"Jangan ragu melapor jika mengalami atau menyaksikan kejadian serupa," pesan Kompol Deny. "Kerja sama masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan wilayah."
Pencegahan Premanisme
Polisi akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan, termasuk perlintasan kereta api. Mereka juga berkoordinasi dengan pengelola jalur kereta untuk meningkatkan pengawasan.
Masyarakat diharapkan tetap waspada saat melintasi area sepi atau kurang terjamah. "Gunakan jalur alternatif jika merasa tidak aman," saran polisi.
Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan efektivitas respons polisi terhadap laporan masyarakat. Video viral berperan penting dalam mengungkap kejadian, sekaligus mengingatkan pentingnya dokumentasi sebagai alat bukti. Masyarakat Rancaekek berharap aksi tegas polisi dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.