JAVASCORNER.CO.ID, LAMONGAN - Warga di Lingkungan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, digegerkan oleh video viral yang memperlihatkan sosok diduga pocong berdiri di pinggir gang pada Jumat dini hari (22/5/2026). Rekaman berdurasi singkat itu menyebar luas melalui aplikasi percakapan dan media sosial, memicu spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.
Kronologi Penampakan
Video yang beredar menunjukkan sosok berbalut kain putih berdiri di area gang permukiman dengan penerangan minim. Perekam video beberapa kali menyorot sosok tersebut dari kejauhan sebelum rekaman berakhir. Informasi yang dihimpun, lokasi kejadian berada di depan rumah salah satu warga bernama Faisol.
Waktu Kejadian
Rekaman diduga diambil pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Faisol mengaku baru mengetahui video itu pada siang hari setelah diberi tahu oleh istrinya usai salat Jumat.
Reaksi Warga dan Tokoh Setempat
"Warga kampung langsung heboh setelah video itu menyebar. Banyak yang penasaran apakah itu benar penampakan atau hanya seseorang yang sengaja menakut-nakuti," kata Faisol kepada awak media.
Ketua RT setempat, Huda, membenarkan bahwa kampungnya sedang ramai diperbincangkan terkait video tersebut. "Iya ada viral katanya penampakan pocong viral di kampung, terkait benar tidaknya masih belum tahu," jelasnya.
Dugaan Hoax atau Mistis?
Beberapa pemuda kampung dikabarkan sempat melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kebenaran video. Hingga kini belum ada kepastian apakah sosok dalam video benar-benar penampakan mistis atau hanya rekayasa untuk konten media sosial. Sebagian netizen menduga video tersebut hanyalah prank, sementara lainnya percaya itu merupakan kejadian mistis.
Fenomena serupa sebelumnya pernah terjadi di Depok, yang kemudian dikonfirmasi sebagai hoax oleh pihak kepolisian. Polisi Lamongan pun diimbau untuk melakukan pengecekan guna mengantisipasi keresahan yang lebih luas.
Warga diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya literasi digital di tengah maraknya konten viral yang belum tentu kebenarannya.