JAVASCORNER.CO.ID, MAKASSAR - Video pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke dalam tandon mobil boks di sebuah SPBU di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, viral di media sosial. Polda Sulawesi Selatan merespons cepat dengan membuka penyelidikan atas kejadian yang terekam pada Jumat, 13 Maret 2026, tersebut.
Kronologi Kejadian
Rekaman berdurasi sekitar 17 detik itu menunjukkan sebuah mobil boks sedang mengisi BBM ke dalam tandon yang terpasang di bagian belakang kendaraan. Lokasinya tepat di SPBU depan pabrik Coca-Cola, wilayah Biringkanaya, Makassar.
Video diambil oleh pengendara mobil lain yang sedang mengantre di belakang kendaraan tersebut. Adegan pengisian bahan bakar ke wadah tambahan di area SPBU langsung menarik perhatian warganet.
Banyak yang menilai tindakan itu tidak lazim. Aktivitas pengisian BBM ke tandon dianggap berpotensi melanggar aturan keselamatan dan ketertiban umum di tempat pengisian bahan bakar.
Respon Kepolisian
Merespons viralnya video tersebut, Polda Sulsel segera melakukan penyelidikan. Tim penyidik mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan keterangan.
Polisi memeriksa rekaman CCTV SPBU setempat. Mereka juga mengidentifikasi jenis BBM yang dibeli dalam video tersebut.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan, bahan bakar yang diisi adalah BBM non-subsidi jenis Dexlite. Investigasi masih berlanjut untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kejadian ini.
Reaksi Publik
Video itu memicu beragam komentar di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan keamanan tindakan tersebut, mengingat risiko kebakaran di area SPBU.
Yang lain menduga ada praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM. Kekhawatiran publik juga menyoroti kemungkinan pelanggaran aturan distribusi bahan bakar.
Insiden ini mengingatkan pada kasus serupa di Aceh Tengah, di mana warga antre panjang dengan jeriken. Peristiwa di Makassar kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat di SPBU.
Penyelidikan polisi diharapkan memberikan kejelasan hukum. Masyarakat pun menunggu tindak lanjut agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.