JAVASCORNER.CO.ID, BANDUNG - Video aksi penjambretan ponsel penumpang ojek online di Jalan Supratman, Kota Bandung, viral di media sosial Rabu (4/3/2026). Driver ojol yang mengunggah rekaman itu justru dituduh warganet sebagai komplotan pelaku karena dianggap lamban mengejar.
Kronologi Kejadian
Pelaku penjambretan menggunakan atribut jaket ojek online untuk mengelabui korban. Aksi itu terekam kamera dan diunggah driver melalui akun Instagram @hanjol10. Video tersebut menunjukkan momen pelaku merebut ponsel dari tangan penumpang perempuan. Kejadian berlangsung cepat di Jalan Supratman yang relatif sepi. Alih-alih mendapat simpati, pengunggah video malah menjadi sasaran tudingan. Banyak netizen mencurigai driver sengaja tidak mengejar karena terlibat dengan pelaku.
Klarifikasi Driver Ojol
Driver ojol memberikan penjelasan melalui video lanjutan. Ia menegaskan dirinya korban keadaan dan sempat mengalami syok saat insiden terjadi. "Saya mencoba menenangkan karena posisi si teteh (penumpang) gugurubugan (panik hebat). Setelah sadar HP dijambret, saya langsung berteriak maling dan mencoba mengejar," ujarnya. Ia menjelaskan prioritas utama adalah keselamatan penumpang. Kondisi emosional korban yang sangat panik membuatnya harus memastikan keamanan terlebih dahulu.
Kendala Pengejaran
Driver mengaku menghadapi beberapa hambatan saat berusaha mengejar pelaku. Motor yang digunakan adalah jenis Astrea dengan kemampuan kecepatan terbatas. Situasi jalan yang lenggang saat kejadian menyulitkan upaya pengejaran. Tidak ada pengendara lain yang bisa dimintai bantuan untuk menghadang pelaku. Ia memutuskan tidak memaksakan pengejaran demi menghindari risiko kecelakaan. Penumpang yang masih dalam kondisi trauma bisa mengalami cedera lebih parah.
Status Penyelidikan
Tujuan awal pengunggahan video adalah meminta bantuan publik mengidentifikasi pelaku. Driver mengaku kecewa karena niat baiknya justru diputarbalikkan. Beruntung, rekaman video telah menjadi bukti kuat bagi kepolisian. Identitas pelaku penjambretan di Jalan Supratman sudah dikantongi aparat. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap jaringan pelaku. Video viral itu memberikan petunjuk visual penting bagi penyidik. Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan penumpang ojol. Penggunaan ponsel saat berkendara tetap perlu diperhatikan meski dalam kondisi darurat. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi penyedia layanan transportasi online. Kolaborasi antara pengemudi, penumpang, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.