JAVASCORNER.CO.ID, PALEMBANG - Aksi dugaan pemalakan terhadap sopir truk logistik di kawasan Kertapati, Palembang, viral di media sosial dan memicu keresahan para pengguna jalan, Jumat (22/5/2026). Dalam video berdurasi sekitar 16 detik yang beredar luas, terlihat sekelompok pria diduga menghentikan truk secara paksa lalu meminta uang kepada sopir.
Kronologi Kejadian
Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan jembatan Kertapati pada pagi hari. Rekaman video memperlihatkan sejumlah pria berdiri di sisi jalan sambil mengamati kendaraan besar yang melintas.
Saat sebuah truk melaju, para pelaku diduga langsung menghadang hingga kendaraan berhenti di pinggir jalan. Tidak lama kemudian, beberapa orang terlihat mendekati pintu kemudi dan meminta uang kepada sopir truk.
Dalam video tersebut, tampak sedikitnya tiga kendaraan angkutan barang sempat dihentikan oleh kelompok yang sama. Aksi ini berlangsung singkat namun terekam jelas oleh warga sekitar.
Reaksi Polisi dan Langkah Penindakan
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Hermansyah, membenarkan adanya informasi terkait dugaan pemalakan tersebut. Pihak kepolisian, kata dia, telah bergerak melakukan penelusuran terhadap para pelaku.
“Informasi ini sudah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Kertapati Palembang. Untuk terduga pelaku pemalakan saat ini sudah tidak ada lagi di lokasi,” ujar Hermansyah saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, polisi kini masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi para pelaku yang terekam dalam video viral tersebut. Selain itu, aparat kepolisian juga meningkatkan patroli di kawasan rawan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Anggota Unit Samapta sudah melaksanakan patroli hunting dan stasioner di lokasi untuk mengantisipasi kejadian serupa,” katanya.
Dampak dan Imbauan
Viralnya rekaman itu langsung menuai sorotan warganet. Banyak yang menilai aksi tersebut meresahkan karena menyasar kendaraan logistik yang tengah beroperasi membawa muatan barang.
Polisi mengimbau kepada para sopir truk dan pengguna jalan lainnya untuk segera melapor jika mengalami atau melihat tindak pemalakan. Kerja sama dengan aparat keamanan diharapkan dapat menekan angka kejahatan jalanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan lebih lanjut mengenai jumlah korban atau kerugian materi. Namun, kepolisian memastikan akan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.