JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berbaju hitam berdiri di atas rooftop gedung tinggi di kawasan Jakarta Pusat saat demonstrasi mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026, viral di media sosial. Rekaman tersebut diunggah oleh akun Threads @gabriellaocv dan telah disukai lebih dari 54 ribu pengguna.
- Kronologi Kemunculan Pria Berbaju Hitam
- Reaksi Mahasiswa dan Saksi Mata
- Pengalihan Lokasi Demo oleh Polisi
Kronologi Kemunculan Pria Berbaju Hitam
Video yang direkam pada pukul 15.42 WIB itu menunjukkan seorang pria berdiri di tepi rooftop gedung tinggi, tampak memantau ke arah jalan. Pemilik akun @gabriellaocv mengaku melihat tiga orang serupa di tiga gedung berbeda, yaitu Gedung Hotel Indonesia, Gedung UOB, dan Graha Mandiri.
"Menurut kalian aneh ga si ada orang berdiri di pinggir gedung? Bertanya aja nih. Kok berani ya di pinggir gitu," tulis @gabriellaocv dalam narasinya. Ia mengizinkan Tempo untuk mengutip keterangannya.
Hingga pagi ini, unggahan tersebut telah diunggah ulang lebih dari 13 ribu kali dan mendapat lebih dari dua ribu komentar. Banyak warganet yang menduga pria tersebut adalah aparat yang sedang melakukan pengintaian.
Reaksi Mahasiswa dan Saksi Mata
Gabriella, pemilik akun, mengatakan bahwa ia merekam video saat melihat demonstrasi mahasiswa yang berjalan kaki menuju Bundaran HI. "Di video yang saya share sebelumnya, ada dua orang. Ada satu orang yang berdiri di pinggir gedung. Kami heran melihat orang yang berdiri itu," ujarnya via Threads.
Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi, menuturkan bahwa rombongan massa dari Depok tiba-tiba dihadang di daerah Semanggi. "Harusnya kami belok kiri ke arah Sudirman, tapi jalan ditutup," kata Dimas.
Menurut Dimas, polisi tidak memberikan alasan yang jelas saat menghadang laju mereka. "Mereka cuma ketawa saja saat kami minta dibukakan jalan," ucapnya.
Pengalihan Lokasi Demo oleh Polisi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, melarang demonstrasi di kawasan Bundaran HI. "Lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi," kata Budi.
Menurut Budi, kawasan Bundaran HI adalah pusat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat. "Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR," ujarnya.
Aksi mahasiswa bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" itu akhirnya bergerak menuju Bundaran HI dengan memaksa melewati blokade polisi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai sosok pria berbaju hitam di rooftop tersebut.