JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Seorang sopir angkot di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, nekat membakar angkot beserta rekannya pada Sabtu (25/4) pagi. Aksi nekat ini dipicu oleh rasa tersinggung setelah korban menegur pelaku karena menyerobot antrean ngetem.
Kronologi Kejadian
Peristiwa berawal saat pelaku dan korban sama-sama sedang ngetem mencari penumpang. Pelaku kemudian menyela antrean, yang membuat korban menegurnya.
“Kemudian pelaku dengan angkot menyela antrean ngetem hingga korban menegur,” ujar Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, dalam keterangannya, Sabtu (25/4).
Pelaku yang tidak terima dengan teguran tersebut sempat pergi, namun kembali dengan membawa bensin. Ia lalu menyiramkan bensin ke arah korban yang masih berada di dalam angkot, kemudian menyalakan api. Akibatnya, angkot dan korban ikut terbakar.
Dampak dan Kondisi Korban
Korban yang berusia 52 tahun mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh. Sementara itu, angkot yang dikemudikannya hangus terbakar.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api, namun angkot sudah tidak bisa diselamatkan. Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Penanganan Pihak Berwajib
Polsek Tanah Abang langsung mengamankan pelaku dan mengumpulkan barang bukti. AKBP Dhimas Prasetyo menyatakan bahwa pelaku masih dalam pemeriksaan intensif.
“Kami masih mendalami motif dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi,” ujar Dhimas.
Pelaku dijerat dengan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran yang menyebabkan orang lain terluka, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi di jalan raya. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.