JAVASCORNER.CO.ID, KUALA LUMPUR - Video sopir bus di Malaysia yang menyetir sambil memangku seorang wanita viral di media sosial, memicu penyelidikan polisi atas dugaan pelanggaran lalu lintas serius. Insiden terjadi Minggu (13/4/2026) malam pada bus rute Kuala Lumpur-Kulai, Johor, dengan pengemudi dan perusahaan bus telah teridentifikasi.
Insiden Viral
Rekaman video yang beredar di Facebook Community Road Johor menunjukkan seorang wanita duduk di pangkuan sopir bus sambil memegang setir. Kendaraan tampak melaju dalam kondisi normal di jalan raya. Video tersebut cepat menyebar di platform media sosial Malaysia, menarik perhatian publik dan otoritas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Terminal Bersepadu Selatan di Kuala Lumpur menuju Kulai, Johor. Perjalanan ini termasuk rute reguler angkutan umum yang biasanya ramai penumpang.
Detail Waktu dan Lokasi
Kepala Kepolisian Jasin, Lee Robert, mengonfirmasi insiden terjadi sekitar pukul 19.30 Waktu Malaysia pada hari Minggu. Lokasi kejadian masih dalam penyelidikan lebih lanjut, namun diduga terjadi di sepanjang rute perjalanan bus tersebut.
Penyelidikan Polisi
Polisi Malaysia telah memulai penyelidikan formal terhadap kasus ini. Direktur Penegakan Hukum Senior Departemen Transportasi Jalan Raya, Datuk Muhammad Kifli Ma Hassan, menyatakan sopir bus telah dipanggil untuk dimintai keterangan pada 1 April 2026.
Pengemudi dan wanita yang terlihat dalam video telah diminta menghadap ke kantor Departemen JPJ di markas kepolisian distrik Jasin. "Polisi belum dapat memastikan hubungan antara pengemudi dan wanita tersebut," jelas Lee Robert kepada media.
Dasar Hukum
Kasus ini diselidiki berdasarkan Pasal 42 (1) Undang-undang Lalu Lintas Jalan Raya Tahun 1987 Malaysia. Pasal ini mengatur tentang pengendaraan yang ceroboh atau berbahaya, dengan ancaman hukuman yang signifikan bagi pelanggar.
Proses Hukum yang Ditempuh
- Pemanggilan saksi dan tersangka
- Pemeriksaan bukti video
- Verifikasi data perusahaan bus
- Penyusunan berkas kasus
Dampak dan Tanggapan
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai keselamatan transportasi umum. Lee Robert menegaskan, "Tindakan pengemudi itu sangat berbahaya dan dapat mengganggu konsentrasi berkendara."
Perilaku tersebut dinilai dapat menyebabkan gangguan serius yang membahayakan penumpang dan pengguna jalan lainnya. "Kasus ini serius karena melibatkan kendaraan angkutan umum," tambahnya seperti dikutip The Star Malaysia.
Tanggapan Perusahaan Bus
Perusahaan bus yang terlibat belum memberikan pernyataan resmi. Namun, identitas perusahaan dan pengemudi telah diketahui pihak berwajib. Industri transportasi Malaysia sedang memantau perkembangan kasus ini dengan cermat.
Rekomendasi Keamanan
Polisi mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. "Kami ingin mengingatkan semua pengendara untuk menghindari tindakan yang dapat membahayakan nyawa," pesan Lee Robert.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:
- Fokus penuh saat mengemudi
- Menghindari gangguan dari penumpang
- Memastikan kondisi kendaraan prima
- Mengikuti protokol keselamatan perusahaan
Insiden ini menyoroti pentingnya disiplin berkendara, terutama bagi pengemudi angkutan umum yang membawa tanggung jawab besar. Masyarakat diharapkan lebih kritis melaporkan pelanggaran serupa untuk menjaga keselamatan bersama di jalan raya.