Viral Video Alex Noerdin Diterbangkan ke Singapura, Keluarga Pastikan Hoaks
Sebuah video viral yang beredar di media sosial mengklaim mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, diterbangkan ke Singapura untuk berobat. Namun, keluarga besar Alex Noerdin dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau tidak benar.
Video tersebut menunjukkan Alex Noerdin terbaring di atas kasur dan dibawa keluar dari rumah sakit menuju pesawat charter. Narasi dalam video menyebutkan bahwa ia dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan medis.
- Viral Video Alex Noerdin Diterbangkan ke Singapura, Keluarga Pastikan Hoaks
- Klarifikasi Keluarga Besar Alex Noerdin
- Imbauan Keluarga kepada Masyarakat
- Doa untuk Kesembuhan Alex Noerdin
Klarifikasi Keluarga Besar Alex Noerdin
Juru Bicara Keluarga Besar Alex Noerdin, Okta Alfarisi, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi oleh keluarga. Dalam keterangan resminya, Okta menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah palsu dan menyesatkan.
Keluarga mengonfirmasi bahwa setiap perkembangan terkait kondisi kesehatan Alex Noerdin akan disampaikan melalui jalur resmi. Mereka meminta agar masyarakat tidak mudah percaya pada berita yang belum terverifikasi.
Imbauan Keluarga kepada Masyarakat
Keluarga mengimbau masyarakat dan media untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya. Mereka menekankan pentingnya memverifikasi berita sebelum membagikannya di media sosial.
Okta juga meminta agar konfirmasi langsung dilakukan kepada kuasa hukum atau pihak keluarga jika ada informasi terbaru. Hal ini untuk mencegah penyebaran berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.
Doa untuk Kesembuhan Alex Noerdin
Di tengah beredarnya berbagai kabar, keluarga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan Alex Noerdin. Mereka berharap agar ia segera diberikan kesehatan dan kekuatan lahir batin.
Keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan doa dari berbagai pihak. Mereka berharap kondisi Alex Noerdin pulih sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.