Javas Corner - Sebuah video makan bersama di atas mobil pikap yang digagas Warung Sangu Alun-alun viral di media sosial. Video ini menampilkan sejumlah perempuan tengah makan menu Sunda secara lesehan di atas pikap yang melaju berkeliling Kota Tasikmalaya. Kegiatan yang dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026 ini mendapat beragam komentar warganet, termasuk teguran langsung dari pihak kepolisian karena dinilai mengabaikan faktor keselamatan berkendara.
Atas video viral tersebut, pihak Warung Sangu Alun-alun meminta maaf karena aksi yang digagasnya telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat. "Kami mohon maaf kepada masyarakat atas kegiatan tersebut," kata Marketing Manager Warung Sangu Alun-alun, Rohmat Ainil Yaqin, Rabu (2/9/2026). Ia menjelaskan bahwa konten viral makan di pikap merupakan acara pawai untuk memeriahkan HUT RI ke-81 yang hanya untuk kebutuhan seremonial dan konten belaka, serta tidak diperuntukkan untuk umum.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Dian Fardiansyah, membenarkan adanya laporan makan berkeliling menggunakan kendaraan pikap. Petugas segera mencari alamat penyelenggara dan menemukan rumah makan yang menggelar kegiatan tersebut. Berdasarkan keterangan pengelola, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI dan bersifat insidentil, bukan fasilitas rutin rumah makan.
Atas kejadian itu, pihak kepolisian memberikan imbauan langsung kepada penyelenggara dan mereka bersikap kooperatif serta berjanji tidak akan mengulangi kegiatan serupa. "Sudah kami imbau secara langsung, dan mereka kooperatif, mereka juga tidak akan mengulangi lagi," ujarnya. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memprioritaskan keselamatan dalam setiap kegiatan, termasuk saat membuat konten di media sosial.
Tags:
#Viral #Tasikmalaya #MakanDiatasPikap #WarungSangu #KeselamatanBerkendara #Satlantas #PolresTasikmalaya #HUTRI81 #KontenViral #RRI #JavasCorner