Javas Corner - Video seorang warga Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, yang menginjak bantuan logistik untuk korban gempa sempat menghebohkan media sosial. Aksi tersebut dilakukan terhadap bantuan makanan yang diperuntukkan bagi warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Flores.
Warga bernama Saimin Sadang Syawal itu akhirnya buka suara. Ia mengaku menyesal dan khilaf atas tindakannya, sekaligus menyadari aksinya telah membuat banyak pihak resah. Saimin juga mengakui bahwa video tersebut memang direkam dan diunggah sendiri olehnya ke media sosial.
Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, mengonfirmasi bahwa Saimin telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dalam rekaman permintaan maaf tersebut, Saimin terlihat mengenakan baju berkerah warna merah dan berdiri seorang diri.
Saimin menjelaskan bahwa tindakannya dipicu oleh rasa kecewa terhadap bantuan yang diterima warga. Menurutnya, bantuan tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan warga setelah gempa bumi mengguncang wilayah mereka.
Dalam video yang sebelumnya viral, sejumlah bantuan makanan terlihat tergeletak di lantai. Beberapa bungkus mi instan dan biskuit tampak berserakan. Sementara itu, terdengar suara warga dan suara Saimin yang tengah merekam aksinya.
Ia mempersoalkan jumlah bantuan makanan yang diterima warga dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur. Ia menyebut warga hanya memperoleh tiga bungkus mi dan satu bungkus biskuit.
"Ini bantuannya berupa mie 3 bungkus, Malkist 1 bungkus bantuan oleh Pemda per hari ini. Ini bentuk bantuannya, yang lain sudah pada hancur," kata pria dalam video tersebut.
Saimin juga menyebut warga di lokasi tersebut baru dua kali menerima bantuan makanan dari pemerintah sejak gempa mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.
Aksi ini memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian menyayangkan tindakan Saimin yang dianggap tidak menghargai bantuan, sementara sebagian lainnya memahami rasa frustrasinya terhadap kondisi penanganan bencana yang dirasa kurang maksimal.
Kasus ini menjadi cerminan bahwa penanganan bencana tidak hanya soal menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan bantuan tersebut cukup, merata, dan tepat sasaran. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan menyalurkan aspirasinya melalui jalur yang tepat tanpa tindakan yang merugikan.
#NTT #GempaFlores #BantuanPemerintah #VideoViral #ManggaraiTimur #KorbanGempa #Bansos #PermintaanMaaf #InfoBencana #BeritaViral