News

Wapres Gibran Dorong Hilirisasi Rompi Anti-Tantrum Karya Mahasiswa UB

Ujang Trisno Ujang Trisno 06 Sep 2026 12:19 29 Views
Wapres Gibran Dorong Hilirisasi Rompi Anti-Tantrum Karya Mahasiswa UB

Wapres Gibran Dorong Hilirisasi Rompi Anti-Tantrum Karya Mahasiswa UB

Javas Corner - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong berbagai inovasi yang dikembangkan generasi muda, termasuk karya mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), agar tidak berhenti pada tahap penelitian maupun publikasi semata. Hal tersebut disampaikan Gibran saat menerima audiensi perwakilan dosen dan mahasiswa berprestasi Universitas Brawijaya di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026) .

 

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa UB memperkenalkan sejumlah inovasi di bidang kesehatan. Salah satu yang menarik perhatian adalah ADAPT-V, rompi pintar yang dirancang untuk membantu merespons kondisi tantrum pada anak dengan autism spectrum disorder (ASD) . Wapres Gibran mengapresiasi karya tersebut dan menekankan pentingnya proses hilirisasi agar inovasi yang lahir dari lingkungan kampus dapat berkembang menjadi produk yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Kepala Pengembangan Talenta Mahasiswa Universitas Brawijaya, Abu Bakar Sambah, menyampaikan pesan Gibran bahwa sebuah inovasi tidak seharusnya berhenti setelah berhasil dipublikasikan. “Pesan dari Mas Wapres bahwa alat ini tidak saja berhenti sampai di sini. Tidak saja berhenti sampai dipublikasi, tapi harus sampai dihilirisasi, dan produk ini harus punya manfaat,” ujar Abu Bakar Sambah usai pertemuan .

 

ADAPT-V merupakan inovasi wearable technology yang mengintegrasikan sensor detak jantung dan gerakan dengan teknologi machine learning serta Internet of Things (IoT) . Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengidentifikasi kondisi tantrum pada anak dengan spektrum autisme. Ketika sistem mendeteksi tanda-tanda tertentu, rompi akan mengembang dan memberikan tekanan pada tubuh pengguna sehingga menghasilkan sensasi seperti pelukan atau deep pressure. Setelah kondisi anak terdeteksi kembali stabil, rompi dirancang untuk kembali ke bentuk semula .

 

ADAPT-V yang dikembangkan oleh lima mahasiswa UB dari lintas disiplin ilmu ini menggunakan sensor MAX30102 untuk mendeteksi denyut nadi jantung serta sensor MPU6050 untuk memetakan pola gerakan anak . Saat fase tantrum terdeteksi, mikrokontroler ESP32 mengaktifkan pompa udara untuk mengisi kantung udara di dalam rompi dengan tekanan yang diatur aman menggunakan algoritma Proportional Integral Derivative (PID) yang terhubung dengan sensor tekanan MPX5100DP . Rompi ini juga terintegrasi dengan aplikasi smartphone via WiFi sehingga orang tua dan terapis dapat memantau kondisi anak secara real-time .

 

Selain ADAPT-V, mahasiswa UB juga memperkenalkan dua inovasi kesehatan lainnya kepada Wapres, yakni Transaid dan Vitalsense . Transaid merupakan inovasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi pencitraan tiga dimensi untuk membantu mendeteksi celah antara bahan tambalan dengan gigi asli, sementara Vitalsense merupakan perangkat pemantauan kesehatan non-invasif untuk screening suhu tubuh, tekanan darah, saturasi oksigen, kolesterol, glukosa, dan denyut nadi .

 

Gibran juga menekankan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Mahasiswa dinilai perlu memahami kondisi sosial, ekonomi, dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat agar mampu melahirkan gagasan yang relevan. “Mahasiswa memang harus dituntut untuk selalu aktif dalam berbagai hal. Aktif dalam belajar, aktif dalam memahami masalah sosial, dan yang paling utama adalah memberikan solusi nyata untuk kepentingan bersama,” demikian pesan Wapres yang disampaikan Abu Bakar Sambah .

 

Tags:

#Gibran #Wapres #UniversitasBrawijaya #ADAPTV #RompiAntiTantrum #Autisme #Inovasi #Hilirisasi #Kesehatan #MahasiswaUB #Teknologi #IoT #MachineLearning #BeritaViral

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner