News

Warga Sumur Watu Geruduk Tambang PT Gama di Bojonegara, Protes Blasting

Ujang Trisno Ujang Trisno 22 Aug 2026 22:53 18 Views
Warga Sumur Watu Geruduk Tambang PT Gama di Bojonegara, Protes Blasting

Warga Sumur Watu Geruduk Tambang PT Gama di Bojonegara, Protes Blasting

JAVASCORNER.CO.ID, SERANG - Amarah warga Kampung Sumur Watu, Desa Pengarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, memuncak. Puluhan warga mendatangi kawasan pertambangan milik PT Gama Bojonegara Jaya pada Jumat (21/8/2026) untuk memprotes aktivitas peledakan (blasting) yang dinilai berlebihan dan membahayakan keselamatan pemukiman.

Kronologi Aksi Protes

Aksi protes ini dipicu oleh dentuman keras dan getaran hebat akibat aktivitas peledakan batuan tambang yang lokasinya berdampingan dekat dengan permukiman warga. Getaran tersebut tak hanya memicu keresahan dan rasa takut, tetapi juga diduga kuat telah menyebabkan dinding sejumlah rumah warga mengalami keretakan.

Salah seorang perwakilan warga, Ali Sahab, mengungkapkan bahwa getaran dan suara dentuman keras dari aktivitas peledakan tambang terdengar sangat jelas hingga ke dalam rumah-rumah warga. Mengingat jarak area tambang yang dekat dengan pemukiman, warga mempertanyakan penerapan standar keselamatan operasional yang dijalankan oleh pihak perusahaan.

“Selain persoalan aktivitas peledakan, warga juga menyoroti dampak lingkungan akibat kegiatan pertambangan. Kami berharap perusahaan tidak hanya menjalankan kegiatan operasional, tetapi juga memperhatikan kondisi masyarakat yang terdampak,” tegas Ali Sahab saat memberikan keterangan.

Tuntutan Warga

Warga menuntut penghentian peledakan berisiko tinggi yang dinilai mengancam keselamatan jiwa dan properti. Mereka juga meminta pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas PT Gama Bojonegara Jaya.

“Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, kami berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” lanjut Ali.

Dampak pada Rumah Warga

Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami retak-retak pada dinding akibat getaran yang ditimbulkan oleh aktivitas blasting. Kondisi ini menambah daftar keluhan warga yang selama ini merasa diabaikan oleh pihak perusahaan.

Kritik Program CSR

Tak hanya menuntut penghentian peledakan, warga juga mengkritik keras porsi pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Gama Bojonegara Jaya. Menurut warga, manfaat CSR yang disalurkan perusahaan selama ini sangat minim dan sama sekali tidak sebanding dengan dampak negatif serta risiko keselamatan yang harus ditanggung warga sekitar.

Warga menegaskan agar perusahaan tidak menjadikan alasan batas administratif atau zonasi wilayah sebagai dalih untuk mengabaikan masyarakat yang nyata-nyata terkena dampak langsung dari operasional pertambangan.

Harapan Warga

Warga menyadari pentingnya roda investasi dan kegiatan pertambangan bagi daerah. Namun, mereka menegaskan bahwa operasional industri tidak boleh berjalan dengan mengorbankan keselamatan jiwa, kondisi bangunan rumah warga, serta kelestarian lingkungan hidup di kawasan Bojonegara.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Serang, instansi teknis terkait, serta aparat penegak hukum untuk segera turun ke lapangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas PT Gama Bojonegara Jaya, terutama izin pelaksanaan teknik blasting.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Bojonegara #PT Gama Bojonegara Jaya #blasting #pertambangan #protes warga

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner