Kriminal

WNA Jerman Dijambret di Jakarta Pusat, Ponsel Dibawa Kabur Pelaku

Raka Pratama Raka Pratama 20 Apr 2026 15:58 48 Views
WNA Jerman Dijambret di Jakarta Pusat, Ponsel Dibawa Kabur Pelaku

WNA Jerman Dijambret di Jakarta Pusat, Ponsel Dibawa Kabur Pelaku

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Seorang warga negara asal Jerman menjadi korban penjambretan di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (19/4). Aksi kejahatan ini viral di media sosial setelah video insiden beredar luas.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula ketika korban hendak menyeberang jalan. Saat itu, pria asal Jerman tersebut sedang asyik menggunakan ponselnya.

Dua pelaku tiba-tiba mendekat menggunakan sepeda motor. Salah satu dari mereka langsung merebut ponsel korban dengan cepat.

Pelaku langsung kabur dengan kecepatan tinggi. Seluruh kejadian terekam dalam video yang kemudian viral di platform Instagram.

Detail Video Viral

Video berdurasi pendek menunjukkan momen penjambretan terjadi begitu cepat. Korban tampak tidak sempat bereaksi.

Rekaman tersebut pertama kali diunggah oleh akun @jabodetabek24info. Dalam waktu singkat, konten itu mendapat ribuan like dan komentar.

Respons Kepolisian

Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan mengonfirmasi laporan kejadian. "Penyelidikan oleh Polsek Sawah Besar," ujarnya, Senin (20/4).

Korban langsung melaporkan insiden tersebut ke polisi. Proses penyelidikan kini tengah berjalan intensif.

Langkah Penyelidikan

Tim kepolisian telah mengumpulkan sejumlah bukti. Mereka juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Penyidik sedang mengidentifikasi kedua pelaku. Ciri-ciri yang sudah terungkap akan membantu proses penangkapan.

Lokasi Kejadian

Penjambretan terjadi di depan Sekolah Santa Ursula. Tepatnya di Jalan Lapangan Banteng Utara Nomor 10, Pasar Baru.

Kawasan tersebut termasuk dalam Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Lokasinya cukup ramai dengan aktivitas warga.

Kondisi Lingkungan

Jalan Lapangan Banteng Utara merupakan akses utama menuju beberapa titik penting. Arus kendaraan dan pejalan kaki selalu padat.

Sekolah Santa Ursula sendiri merupakan institusi pendidikan ternama. Keamanan di sekitarnya biasanya cukup terjaga.

Aksi Serupa Terkini

Kasus penjambretan di Jakarta masih kerap terjadi. Beberapa insiden serupa pernah viral sebelumnya.

Di Depan Universitas Mataram NTB, dua bocah terlibat aksi jambret. Kasus itu sempat menjadi perbincangan publik.

Seorang suami di Jogja malah menjadi tersangka setelah mengejar pelaku jambret. Motivasinya adalah membela istrinya yang menjadi korban.

Pola Kejahatan

Modus operandi pelaku umumnya menggunakan sepeda motor. Mereka menargetkan korban yang sedang lengah.

Waktu kejadian seringkali siang atau sore hari. Lokasi dipilih di tempat ramai namun dengan akses jalan yang mudah.

Sasaran Pelaku

  • Pejalan kaki yang menggunakan ponsel
  • Korban yang berjalan sendirian
  • Orang asing yang kurang familiar dengan lingkungan

Kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di ruang publik. Hindari menggunakan ponsel sembari berjalan, terutama di pinggir jalan.

Laporkan segera setiap kejadian mencurigakan ke pihak berwajib. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan angka kejahatan jalanan.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#penjambretan #WNA Jerman #Jakarta Pusat #kejahatan jalanan #viral media sosial

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner