Internasional

Yaman Ancam Tutup Selat Bab al-Mandab, Dampak Global Mengancam

Raka Pratama Raka Pratama 16 Mar 2026 08:21 65 Views
Yaman ancam tutup Selat Bab al-Mandab, dampak global mengancam

Yaman ancam tutup Selat Bab al-Mandab, dampak global mengancam

JAVASCORNER.CO.ID, YAMAN - Pemerintah Yaman secara resmi mengancam akan menutup Selat Bab al-Mandab, jalur pelayaran vital di Timur Tengah. Ancaman ini muncul sebagai bentuk dukungan kepada Iran yang sedang berkonflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan disampaikan pejabat militer Yaman pada 28 Februari, menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Ancaman Blokade Strategis

Komandan senior militer Yaman, Abed al-Thawr, menyatakan blokade laut menjadi opsi utama. "Begitu keputusan intervensi dibuat, langkah pertama adalah deklarasi resmi blokade," tegasnya kepada Press TV. Kapal dagang dan kapal perang musuh akan menjadi target jika ancaman dijalankan.

Pernyataan ini diperkuat Mohammed al-Bukhaiti dari biro politik Ansarallah. Ia mengkonfirmasi koordinasi dengan Iran sudah matang. "Jari kami ada di pelatuk," ujarnya mengenai kemungkinan keterlibatan Yaman. Ancaman ini langsung mendapat perhatian internasional.

Dampak Ekonomi Global

Selat Bab al-Mandab merupakan urat nadi perdagangan dunia. Data menunjukkan 12% total perdagangan global melewati selat sempit ini. Sekitar 8-10% minyak mentah laut juga melintas di perairan antara Yaman dan Djibouti.

Pada 2023, diperkirakan 8,8 juta barel minyak melintas setiap harinya. Penutupan selat akan memaksa kapal mengambil rute alternatif mengelilingi Tanjung Harapan. Perjalanan akan memanjang dari 20-25 hari menjadi 30-40 hari.

Biaya bahan bakar bisa membengkak jutaan dolar. Harga minyak global sudah melonjak 40% dalam dua pekan terakhir. Ancaman ini menempatkan keamanan energi dunia dalam posisi rentan.

Eskalasi Konflik Regional

Ancaman Yaman muncul setelah operasi militer AS-Israel terhadap Iran. Serangan diluncurkan pada 28 Februari lalu, memicu balasan dan ketegangan di kawasan. Selat Bab al-Mandab yang berarti "Gerbang Air Mata" dalam legenda lokal memang dikenal berbahaya.

Navigasi sulit ditambah konflik membuat situasi semakin rumit. Analis memperingatkan dampak akan meluas ke rantai pasok global. Ketegangan ini menguji stabilitas kawasan yang sudah panas.

Dunia kini menunggu perkembangan berikutnya. Respons negara-negara terkait akan menentukan apakah ancaman menjadi kenyataan. Keamanan pelayaran internasional menjadi taruhannya.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Yaman #Selat Bab al-Mandab #konflik regional #ekonomi global #minyak

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Cara Iklan di Google 2026: Panduan Pemula dari Gratis ke Berbayar

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner