JAVASCORNER.CO.ID, BOGOR - Manajemen pusat perbelanjaan Yogya Cimanggu Avenue di Kota Bogor akhirnya angkat bicara terkait kemacetan yang terjadi saat peresmian dan status Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang belum kantongi.
Klarifikasi Soal Kemacetan
Regional Manager Yogya Cimanggu Avenue, Endang Yudhi, mengakui adanya lonjakan volume kendaraan saat momen pembukaan. Namun, ia menekankan bahwa titik tersebut secara historis memang merupakan area padat.
“Kami mengakui ada kemacetan saat peresmian. Namun, jalur di depan mall kami memang sudah menjadi titik langganan macet sebelumnya. Jadi, kurang tepat jika disebut kami adalah penyebab tunggalnya,” ujar Endang kepada media, Sabtu (25/04/2026).
Faktor teknis jalan, seperti posisi U-turn yang sangat dekat dengan area mall, turut memperlambat arus kendaraan. Sebagai solusi, manajemen telah menerjunkan personel khusus yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan, terutama saat lonjakan pengunjung.
Proses Pengurusan SLF
Menanggapi isu mengenai SLF yang belum dikantongi, Endang menjelaskan bahwa proses administratif tersebut tengah berjalan dan dalam tahap finalisasi di sistem resmi. Keterlambatan ini dipicu oleh adanya perbedaan pemahaman teknis terkait prosedur pengurusan.
Proses Berjalan
Dokumen saat ini sedang dilengkapi untuk diunggah ke Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG).
Miskomunikasi
Sebelumnya, manajemen menerima informasi bahwa SLF dapat diurus secara paralel sembari gedung beroperasi.
Izin Lain yang Sudah Lengkap
Meski SLF masih dalam proses, Endang menegaskan bahwa seluruh perizinan fundamental lainnya telah rampung dan sesuai aturan yang berlaku. “Kami memiliki itikad baik untuk patuh pada regulasi. Seluruh dokumen mulai dari KKPR, PBG, AMDAL, hingga izin pengelolaan limbah cair dan B3 sudah lengkap dan legal,” tegasnya.
Dengan penjelasan ini, pihak Yogya Cimanggu Avenue berharap masyarakat dan pengunjung dapat melihat komitmen mereka dalam memberikan kontribusi positif bagi ekonomi Kota Bogor, sembari terus melakukan perbaikan pada sisi operasional dan kenyamanan lingkungan sekitar.