JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Listrik tiba-tiba padam di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Kamis (9/4/2026) petang sekitar pukul 18.10 WIB, menciptakan suasana mencekam di tengah arus pulang kerja yang memuncak. Video kegelapan dan kepanikan penumpang yang beredar viral di media sosial langsung ditanggapi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter, yang memastikan gangguan berasal dari pasokan PLN dan operasional kereta rel listrik (KRL) tetap berjalan normal.
Kronologi Kejadian
Pemadaman listrik terjadi secara mendadak di Stasiun Duri pada pukul 18.10 WIB. Kondisi gelap total langsung menyelimuti area stasiun yang dipadati penumpang. Rekaman video dari ponsel warga yang beredar di platform seperti TikTok dan X (Twitter) menunjukkan suasana chaos.
Penumpang terlihat hanya mengandalkan cahaya ponsel untuk berpindah tempat. Suara panik dan teriakan terdengar dalam video yang durasinya sekitar tujuh menit itu. Kejadian berlangsung hingga pukul 18.17 WIB sebelum sistem cadangan diaktifkan.
Viral di Media Sosial
Video tersebut menyebar cepat dengan berbagai tagar seperti #StasiunDuriGelap dan #KRLDuri. Warganet banyak mengungkapkan kekhawatiran atas keamanan dan kenyamanan penumpang. Beberapa komentar mempertanyakan kesiapan infrastruktur transportasi publik di ibu kota.
Respon KAI Commuter
Menanggapi viralnya kejadian, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa pemadaman disebabkan gangguan pasokan listrik dari PLN, bukan masalah internal operasional stasiun atau kereta.
"Operasional Commuter Line, termasuk rute Tangerang dan Cikarang, tetap berjalan lancar untuk naik dan turun penumpang," kata Arlan dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi.
Sistem Cadangan dan Layanan
KAI Commuter mengaktifkan genset sebagai sistem cadangan segera setelah listrik padam. Fasilitas penting tetap berfungsi dengan daya dari genset tersebut.
- Penjualan tiket elektronik
- Gate untuk tap-in dan tap-out
- Penerangan darurat di area tertentu
- Sistem komunikasi petugas
Arlan menambahkan bahwa petugas di lapangan langsung dikerahkan untuk mengarahkan penumpang dan menjaga ketertiban. Tidak ada laporan kecelakaan atau insiden keamanan serius selama pemadaman.
Penjelasan PLN
PT PLN (Persero) mengakui adanya gangguan suplai listrik dari sejumlah gardu induk yang berdampak ke beberapa wilayah Jakarta. Gangguan terjadi di area Angke dan sekitarnya, termasuk Stasiun Duri.
Proses pemulihan dilakukan bertahap oleh tim teknis PLN. Hingga pukul 19.00 WIB, pemulihan mencapai sekitar 50 persen. Listrik di Stasiun Duri kembali normal sepenuhnya pada pukul 19.40 WIB.
Penyebab Gangguan
PLN masih melakukan investigasi mendalam terhadap penyebab gangguan. Dugaan sementara mengarah pada masalah teknis di gardu induk. Pernyataan resmi dari pihak PLN diharapkan dapat memberikan kejelasan dalam waktu dekat.
Dampak dan Situasi
Pemadaman listrik di Stasiun Duri sempat mengganggu aktivitas penumpang, terutama mereka yang baru pulang kerja. Namun, layanan KRL tidak terhenti sama sekali.
Reaksi Penumpang
Beberapa penumpang yang diwawancarai mengaku kaget dengan kondisi gelap mendadak. "Tiba-tiba gelap, saya sempat panik karena ramai sekali," ujar Rina, salah seorang komuter.
Namun, sebagian lain mengapresiasi respons cepat petugas KAI. "Petugas langsung berteriak memberikan arahan pakai pengeras suara portabel," cerita Andi, penumpang lainnya.
Imbauan Resmi
KAI Commuter mengimbau masyarakat agar tetap tenang jika menghadapi situasi serupa di masa depan. Penumpang diminta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Perusahaan juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan PLN untuk meminimalisir gangguan serupa. Evaluasi sistem cadangan dan protokol darurat akan dilakukan untuk meningkatkan layanan.
Dengan normalnya kembali pasokan listrik, aktivitas di Stasiun Duri telah berjalan seperti biasa. KAI Commuter berharap kejadian ini tidak mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang tetap menjadi tulang punggung mobilitas warga Jakarta.